puluhan-ribu-warga-dumai-sudah-booster
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai terus melaksanakan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat Dumai dengan target semua masyarakat Dumai tervaksinasi hingga vaksin ke-3 (booster).
Kepala Dinas Kesehatan Dumai dr Syaiful mengungkapkan, meskipun pemerintah pusat telah melonggarkan penggunaan masker, bukan berarti protokol kesehatan tidak berjalan lagi.
Syaiful menjelaskan, hal yang harus terus dikebut agar Covid-19 ini benar-benar punah, yakni vaksin lengkap seluruh sasaran.
"Vaksin lengkap hingga booster merupakan salah satu cara untuk membuat Covid-19 benar-benar punah di Kota Dumai. Untuk itu kami tidak akan pernah bosan untuk mengajak masyarakat segera lengkapi vaksinnya," katanya, Selasa (5/7).
Dirinya menerangkan, bagi masyarakat yang ingin vaksinasi lengkap bisa segera mendaftarkan dirinya ke puskesmas terdekat, di wilayahnya atau mendatangi gerai-gerai vaksin yang tersedia.
Ia menjelaskan, hingga Senin (5/7) sudah 57.031 warga Dumai, yang sudah di vaksin dosis ke tiga atau booster atau capaiannya sudah 24,16 persen dari sasaran vaksin sebanyak 236.058 jiwa.
Syaiful menerangkan, sasaran vaksinasi di Kota Dumai sebanyak 236.058 jiwa, hingga 5 Juli 2022 jumlah warga yang telah divaksin dosis pertama sebanyak 249.018 jiwa atau 105,49 persen.
Lebih lanjut dijelaskannya, untuk vaksinasi dosis kedua, sudah terealisasi sebanyak 188.351 jiwa atau 79,79 persen, dengan total dosis yang terpakai sebanyak 494.400 dosis.
Dirinya berpesan kepada masyarakat untuk tetap melengkapi vaksinasinya hingga booster, karena ini sangat penting bagi kepunahan Covid-19.
Ia berpesan, meskipun sudah divaksinasi, masih bisa terinfeksi virus corona, meski kondisinya tidak berat atau kritis. Untuk itu harus tetap mematuhi protokol kesehatan ketat yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak serta tidak berkerumun.
"Lonjakan kasus akan meningkat apabila tidak disertai penerapan protokol kesehatan yang ketat, dan bagi masyarakat lengkapi vaksinasi hingga booster," pungkasnya.(mx12/hen)
Laporan RPG, Dumai
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…