Categories: Nasional

Damkar Harus Terampil dan Siap Mental

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PETUGAS pemadam kebakaran (damkar) adalah pahlawan. Juga tidak kalah dengan TNI dan Polisi. Di dalam menjalankan tugasnya, selalu mempertaruhkan nyawa. Tentu untuk keselamatan negri dan jiwa maupun aset-aset masyarakat dan pemerintah.

Demikian ditegaskan Wali Kota (Wako) Pekanbaru DR H firdaus ST MT, usai mengikuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar ke-101, Kamis (5/3).  Menurut Wako, petugas Damkar bekerja secara tulus dan ikhlas. Bahkan mereka bekerja dengan taruhan nyawa.

Untuk itu, Wali Kota berharap ke depan petugas Damkar bisa mengedepankan profesionalisme. Karena tantangan ke depan semakin berat.

"Insya Allah tahun ini Kota Pekanbaru dan kawasan Metropolitan Pekan Sikawan yaitu Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawa, akan menjadi kawasan metropolitan yang hari ini sedang diproses regulasinya di Pemerintah Pusat. Dari 21 kawasan metropolitan prioritas, salah satu adalah Pekan Sikawan, dan kota utamanya adalah Kota Pekanbaru," ujar Firdaus.

Tentunya kata Wako, dengan pesatnya pembangun dan banyak muncul bagunan-bagunan tinggi, maka keterampilan dari teman-teman para Wira Damkar mesti siap mental dan keterampilan (skill), yang selalu senantiasa ditingkatkan.

"Tentunya dengan dukungan sarana dan prasarana serta dengan keiklasan, semoga ini menjadi ibadah di dalam menjalankan tugasnya," harapnya.

Sementara Wakil Gubernur Riau Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution yang turut menghadiri HUT Damkar juga berharap, agar petugas Damkar bisa profesional dalam menjalankan tugasnya. Makin ke depan bisa semakin lebih baik.

"Saya mengimbau kepada rekan-rekan yang terlibat langsung bisa memahami bahwa tugas ini adalah tugas yang mulia. Tugas yang sangat terhormat, sehingga kalau mendasari dengan itu, nantinya akan tumbuh suatu rasa kebanggaan dan kemudian lahir tanggung jawab," imbuhnya.

Ia menuturkan, Mendagri  akan menerbitkan suatu aturan yang ke depan di Provinsi Riau, akan ada institusi kebakaran dan penyelamatan, yang selama ini hanya ada di kabupaten/kota saja. Oleh karena itu, ke depan akan lebih bersinergi bagaimana antara tim pemadam kebakaran dan penyelamatan provinsi  dengan kabupaten/kota untuk bersama-sama dalam upaya meningkatkan profesionalisme yang diharapkan oleh Mendagri itu terwujud.(ksm)

Laporan: DOFI ISKANDAR

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kejati Riau Bongkar Dugaan Korupsi Dumai, 11 Lokasi Sudah Digeledah

Kejati Riau telah menggeledah 11 lokasi terkait dugaan korupsi jasa kapal di Dumai dan menyita…

14 jam ago

56 ASN Rohul Berangkat Haji, Bupati Ingatkan Fisik dan Etika

Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…

2 hari ago

Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…

2 hari ago

252 Kuota Diperebutkan, SKO Riau Saring Atlet Muda Lewat Tes Ketat

Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…

2 hari ago

Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…

2 hari ago

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

3 hari ago