Categories: Nasional

Penumpang Mengaku Tak Bawa Kargo

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan kronologi terkait penyelundupan motor besar atau biasa disebut moge, merek Harley Davidson, dan sepeda lipat merek Brompton, di pesawat Garuda.

Sri Mulyani menjelaskan, penyelundupan terjadi pada Minggu (17/11) lalu, di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang.

Dia menyebut, tim bea cukai bandara berhasil menemukan kedua barang tersebut di dalam pesawat baru Garuda Indonesia bernomor GA 9721 Airbus A330-900.

"Saya sampaikan di sini pertama kronologisnya, hari Minggu, tanggal 17 November 2019, bea cukai Soekarno Hatta melakukan pemeriksaan sarana pengangkut dalam pesawat baru milik Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 9721 tipenya Airbus A330-900," ungkap Sri Mulyani kepada media di gedung Djuanda, Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (5/12).

Dalam pesawat tersebut, Mulyani menyebut, ada sekitar 22 orang penumpang. Seluruh penumpang mengaku bahwa mereka tidak mempunyai barang bawaan.

"Penumpang tidak menyerahkan deklarasi bea cukai dan tidak menyempaikan keterangan lisan bahwa mereka mempunyai barang tersebut," tegasnya.

Pemeriksaan pun dilakukan. Pertama di bagian kabin kokpit pesawat dan penumpang tidak ditemukan pelanggaran kepabeanan dan tidak ditemukan barang kargo lainnya. Jadi dalam hal ini, sesuai dokumen kargo manifest yaitu nil cargo atau tidak ada kargo.

Kemudian, petugas bea dan cukai kembali melakukan pemerikasaan pada lambung pesawat, yaitu tempat bagasi penumpang.

Di sana, barulah ditemukan beberapa koper bagasi penumpang dan 18 boks warna coklat yang keseluruhannya memiliki klaim tag sebagai bagasi penumpang.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan secara total, terdapat 18 koli kotak. 15 koli klaim tag atas nama SAS yaitu berisi motor Harley Davidson bekas dengan kondisi yang terurai. Kemudian 3 koli lainnya sudah dibuka dengan klaim tag atas nama LS itu berisi dua sepeda merek Brompton kondisinya baru beserta aksesoriya, kayanya sepeda tersebut masih baru," pungkas Sri. (mg9/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

1 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

1 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

1 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

1 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago