Categories: Nasional

Di Rohul, Angin Kencang Disertai Hujan Rusak Puluhan Rumah

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Hujan disertai Angin kencang yang terjadi di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Ahad (4/7) pukul 17:45 WIB, merusak puluhan rumah warga.

Belasan pohon di tepi jalan tumbang disapu angin kencang, sehingga menutupi ruas jalan Lingkar Km 4 Pasirpengaraian. Termasuk satu buah tiang tower pemancar internet milik masyarakat di ruas Jalan Diponegoro tumbang menutupi badan jalan di ruas jalan raya Pasirpengaraian-Ujung Batu.

Mesti sempat membuat arus lalulintas terganggu di tengah hujan, namun kendaraan bermotor tetap bisa melintasi ruas Jalan Diponegoro untuk menghindari besi tiang tower yang menutup jalan.

Bahkan angin kencang menjelang magrib, merusak sejumlah atap, ruang bangunan, pohon pelindung dan jaringan listrik di Pondok Pesantren Khalid Bin Walid. Dari peristiwa fenomena alam yang terjadi di Kecamatan Rambah tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun masyarakat mengalami kerugian materi akibat rumahnya rusak diterpa angin kencang disertai hujan deras.

Terpantau, pada Ahad malam sekitar pukul 21:00 WIB, Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul H Abdul Haris SSos MSi bersama personil BPBD, Dinas PUPR dan Petugas Taman dari Dinas Perkim Rohul turun melihat kondisi sejumlah rumah warga yang atapnya rusak diterpa angin kencang.     

Termasuk Masjid Darull Jannah Dusun Keramat Apeh Desa Pematang Berangan atapnya rusak. Disamping, petugas BPBD membersihkan badan jalan yang menutupi pohon tumbang dengan menggunakan mesin chainsaw.

Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi saat dikonfirmasi riaupos.co, Senin (5/7) membenarkan ada 50 an rumah warga yang mengalami rusak berat, sedang, dan ringan akibat diterpa angin kencang disertai hujan deras pada Ahad malam.
 
Dirinya turun ke lapangan ditugaskan oleh Bupati Rohul H Sukiman, untuk memantau kondisi bencana alam yang terjadi hanya di Kecamatan Rambah. Bahkan, hasil tinjauan lapangan terhadap kerusakan rumah, fasilitas umum khususnya di Desa Pematang Berangan dan Kelurahan Pasirpengaraian, Sekda mengaku telah melaporkan langsung ke Bupati Rohul.     
    

‘’Pagi ini, (Senin, red) RT/RW, Kades, Lurah dan Camat Rambah melakukan pendataan terhadap puluhan rumah penduduk atau fasilitas umum yang rusak akibat diterpa angin kencang disertai hujan deras yang erjadi Ahad (4/7) Pukul 18:00 WIB hingga malam,’’ ujarnya.

Dia meminta dari hasil pendataan rumah warga dan fasilitas umum yang rusak, dilaporkan ke Pemkab Rohul melalui BPBD. Sehingga dengan adanya SK tanggap bencana alam nantinya, bisa menjadi dasar oleh pemerintah untuk membantu masyarakat yang rumahnya rusak akibat diterpa angin kencang.

'’Dari musibah alam ini tidak ada korban jiwa, namun warga mengalami kerugian materiil. Ada 40 rumah yang atapnya rusak di Jalan Pesantren. Belasan rumah di Jalan Keramat Apeh, Kelurahan Pasirpengaraian. Hingga tadi malam data yang terkumpul sekitar 50 an rumah yang rusak. Kemungkinan dari pendataan oleh pak Kades dan Camat, jumlah rumah yang rusak bisa bertambah,’’ tuturnya. 
 

Laporan: Engki Prima Putra (Pasirpengaraian)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

42 menit ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

48 menit ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

58 menit ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago