Categories: Nasional

Lari Bersama di Tempat Menantang

(RIAUPOS.CO) — Trail Runners Pekanbaru  (Pku) adalah komunitas pelari trail di Pekanbaru. Trail running sendiri adalah aktivitas olahraga lari, yang biasanya dilakukan di area yang cukup ekstrem atau menantang. Seperti pegunungan, hutan, jalan setapak dan lainnya.

Untuk komunitas Trail Runners Pku sendiri,  sudah berdiri sejak Juni 2012.  Berawal dari latihan bersama, kemudian sharing, termasuk sharing biaya kegiatan ke luar kota, terbentuklah komunitas yang dipimpin oleh Edwin Yanuarzi dan Hendra Putra. Keduanya merupakan orang yang sangat aktif dalam trail running di Indonesia.

"Awal terbentuknya komunitas ini, karena kesamaan kami yang sering olahraga bersama teman-teman. Dari situ, kami berpikir untuk membentuk komunitas sehat. Di mana semua kalangan bisa gabung di komunitas," tutur Theresia, selaku admin dari komunitas yang memiliki singkatan TRU ini .

Adapun kegiatan yang dilakukan Trail Runners Pku  adalah tidak hanya melulu trail di hutan. Tetapi banyak kegiatan yang dilakukan sekaligus berwisata.

Kini, komunitas ini telah menggandeng 60 anggota yang bergabung di dalamnya. Komunitas Trail Runners Pku ini sudah pernah menjajal Gunung Marapi hingga Taman  Hutan Raya Sultan Syarif  Hasyim.

Meskipun anggotanya sudah cukup banyak, TRU masih sangat terbuka dengan siapa saja yang ingin bergabung menjadi anggota. Mereka memiliki misi mengajak masyarakat Riau agar hidup sehat. Mereka juga tidak memandang usia untuk yang ingin bergabung.

"Kami senang karena sejauh ini tanggapan masyarakat Riau sangat baik. Ini dapat kami lihat dari animo masyarakat mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan oleh Trail Runners Pku. Misalnya gathering, race, TRU berbagi, maupun kegiatan kegiatan rutin yang dilakukan oleh trail runners sendiri," ujarnya.

Pihaknya berharap, ke depannya, akan ada lebih banyak kegiatan positif yang di lakukan oleh trail runners dan diikuti oleh masyarakat Pekanbaru. Terutama kaula muda.

"Semoga semakin banyak kegiatan positif yang bisa kami sebarkan," tutupnya.(azr)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago