Categories: Nasional

Tutup Pintu untuk 10 Negara Suspect Virus Corona, Ini Alasan DPR

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Dua warga negara Indonesia (WNI) positif tertular virus Corona dari warga negara asing (WNA) asal Jepang. Kedua korban yang diketahui warga Depok itu kini sudah mendapatkan penanganan di RSPI Sulianti Saroso.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPR, Abdul Kadir Karding meminta supaya pemerintah melakukan moratorium terhadap 10 negara yang rakyatnya banyak terkena virus corona. “Antisipasi penyebaran virus corona, kalau perlu kita moratorium sementara terhadap 10 negara yang potensial,” ujar Karding kepada wartawan, Selasa (4/3).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menuturkan moratorium tersebut bukan hanya ditujukan kepada daerah-daerah di satu negara. Melainkan untuk seluruh negara bersangkutan.

Di sisi lain, imbuh Karding, setiap kabupaten/kota juga perlu membentuk crisis center terdiri dari dokter, aparat kepolisian, TNI, dan tokoh masyarakat. Menurut Karding, hal ini penting dilakukan mengingat sudah ada dua WNI yang tertular virus corona.

“Antisipasi semua kejadian dengan melihat kejadian yang ada di Wuhan misalnya. Jangan seperti kemarin, panik sebentar, masker dan hand sanitizer habis,” katanya.

Karding juga meminta Kementerian Kesehatan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) lebih masif melakukan sosialiasi tentang virus corona. Sehingga masyarakat bisa melakukan pencegahan.

“Menurut saya harus ditayangkan rutin di TV selain ke grup WA dan official. Jadi, harus ada satu sistem yang cepat dan terencana untuk antisipasi,” ungkapnya.

Sumber: jawapos.com
Editor : Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…

2 jam ago

252 Kuota Diperebutkan, SKO Riau Saring Atlet Muda Lewat Tes Ketat

Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…

2 jam ago

Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…

2 jam ago

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

7 jam ago

PCX Ngasab Seru di Pekanbaru, Bikers Diajak Jajal Fitur Canggih Honda PCX 160 Roadsync

Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…

9 jam ago

Konflik Lahan Memanas, Puluhan Warga Tuntut Kades Belantaraya Mundur

Puluhan warga kepung Kantor Desa Belantaraya, tuntut kades mundur dan penyelesaian sengketa lahan yang memanas.

1 hari ago