Categories: Nasional

Ada Desakan ke Pemerintah Agar Tambah PI Blok Rokan ke Daerah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Bidang ESDM PW Pemuda Muhammadiyah Riau, Azrizal Nasri mendesak pemerintah pusat untuk menambah persentase Participating Interest (PI) dari 10 persen menjadi 30 persen untuk Riau, terkait alih kelola Blok Rokan dari Chevron ke Pertamina Blok Rokan (PHR).

Hal ini mengingat besarnya sumbangan Riau selama ini kepada pemerintah pusat. Padahal perhatia pemerintah terhadap Riau tidak sesuai yang diharapkan. Dari berbagai sektor Riau terus tertinggal dibandingkan provinsi lain.

"Kami hanya meminta bagaimana pemerinta pusat mampu berkolaborasi dengan masyarakat lokal dan melibatkan kedalam pengelolaan dengan porsi yang sedikit ditambah. Mengingat selama ini Riau belum mendapatkan keadilan dalam hasil sumber daya alam (SDA)," kata Azrizal melalu keterangan tertulisnya, Kamis (3/9/2020).

Menurutnya, dengan melibatkan pelaku usaha daerah dan masyarakat Riau dalam proses atau kegiatan pengadaan barang dan jasa, dapat sekaligus sebagai sarana menumbuh-kembangkan pelaku usaha UMKM daerah di Riau, terutama di kalangan masyarakat Riau.

"Dengan melibatkan banyak pemain, maka perekonomian meningkat merata karena UMKM jalan, pengusaha kecil juga kebagian. Maka kemungkinan gesekan-gesekan horizontal bisa di meminimalisir," kata Azrizal mengulang pembicaraan saat menggelar seminar Nasional Hulu Energi, pekan lalu.

Hadir dalam seminar tersebut sebagai pembicara SKK Migas Sumbagut, Yakni Yanin Kholison, DPR RI, Abdul Wahid, DPD RI,Edwin Pratama Putra, Dinas ESDM Prov Riau, Rudy Hartono dan akademis Riau Nurkhozin S Hadi.

Senada, Ketua PWPM Riau, Firdaus berharap yang sama dimana kontrak kerjasama ini memberikan efek luar biasa terhadap masyarakat Riau terutama pada pendidiman dan tenaga kerja. 

"Kami berharap peralihan ini menjadi momentum bagi masyarakat Riau pada umumnya agar efek pemberdayaan SDA dapat termanfaatkan dengan maksimal, diantaranya untuk pendidikan, Kketenagakerjaan, bahkan CSR," ujar Firdaus.

Dia menambahkan pemerintah Provinsi Riau untuk bergerak cepat turut serta mengambil peluang business to business operasional Blok Rokan tersebut. Karena ini momentum yang sangat baik.

"Percepat persiapan dan pengajuan BUMD sebagai penerima participating interest," tegasnya.

Laporan: Yusnir (Jakarta)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

17 jam ago

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…

18 jam ago

MUI Ingatkan Warga Jelang Agustusan: Soal Pakaian Karnaval hingga Hadiah Lomba

MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…

18 jam ago

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…

18 jam ago

23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap

Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…

19 jam ago

Karhutla di Inhu Meluas hingga 50 Hektare, Api Mulai Merangsek ke Hutan Primer

Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…

22 jam ago