TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)- Polres Kuansing kembali meringkus enam pelaku Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Kuansing. Kali ini polisi mengamankam enam pelaku di Desa Sako Margosari Kecamatan Logas Tanah Darat, Selasa (1/9/2020).
Keenam pelaku tersebut masing-masing berinisial, S, A, E, B, W dan J dengan beberapa barang bukti seperti 2 unit mesin dompeng, 3 unit Keong, 1 buah dulang, 1 batang pipa spiral dan 3 lembar karpet.
"Iya. Tim penertiban ini dipimpin oleh Ipda Asep Satreskrim Polres Kuansing. Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan," kata Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK MM kepada wartawan, Rabu (2/9/2020).
Menurut Kapolres, pihaknya tetap komit dan konsisten untuk tetap melakukan kegiatan operasional berupa kegiatan rutin yang ditingkatkan, walaupun tidak memiliki dukungan anggaran Operasi Mandiri Kewilayahan untuk laksanakan Operasi Illegal Minning, serta tidak ada dukungan dari Pemerintah Daerah untuk pelaksanaan penertiban PETI.
Selain di Desa Sako, polisi juga melakukan penertiban di Desa Beringin Telukkuantan. Dari tempat itu, polisi berhasil memusnakan dua rakit yang sudah ditinggal pemiliknya.
"Kami juga terus meminta partisipasi masyarakat untuk membantu Polri dengan memberikan info kepada kami apabila ada aktivitas PETI yang diketahui oleh masyarakat," pinta Kapolres.
Laporan: Mardias Can (Telukkuantan)
Editor: Eka G Putra
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…