(RIAUPOS.CO) – Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban baik kambing maupun sapi. Lulu yang tinggal mengontrak di rumah petak sudah tak sabar untuk mengambil jatahnya bersama Nina.
Selepas Zuhur pengumuman untuk mengambil daging kurban pun disiarkan di masjid dekat rumahnya. Dengan cekatan dua gadis perantau itu pun menyalakan sepeda motornya menuju masjid dengan tetap mengantre dan menerapkan protokol kesehatan. Jatah daging pun akhirnya sampai di tangan dan siap untuk dimasak. Keduanya memutuskan untuk dijadikan sup dan tumis. Setelah penuh drama masak, sekitar satu jam makanan pun siap untuk dilahap.
Perut Lulu yang sembelit, membuat hidangannya di letak begitu saja di depan meja dekat televisi. Sementara, Nina mencuci piring karena gilirannya. ”Alamak! Makan siang aku,” teriak Lulu begitu keluar dari kamar mandi.
Nina pun terkaget dengan jeritan Lulu. “Ngapa sih Lu teriak-teriak macem ada maling aja?!”
“Iya emang ada maling. Kucing ni eh pakai dimakan pula ha. Kau pun ndak tengok-tengok makananku,” celetuknya. “Mana lah aku tau. Jelas lagi cuci piring. Tulah letak makan jangan sembarangan. Untung kucing mu yang berulah,” sindirnya.(sof)
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…