Categories: Nasional

Tuna Wicara

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari Lisna berkunjung ke rumah salah satu sahabatnya yang bernama Umi. Ia baru pertama kali ke sana. Karena tidak tahu di mana rumah Umi, ia diminta untuk menungu di pangkalan ojek di depan gang, nantinya Umi akan menjemputnya. Hal ini dilakukan Umi karena ada banyak belokan yang bisa saja membuat Lisna tersasar.

Saat menunggu di pangkalan ojek tersebut, ada salah satu di antara ojek itu menawarkan es kelapa. Lisna pun menerimanya dengan senang hati, ia ingin mengucapkan terimakasih.

Namun, saat hendak berkata secara kebetulan tenggorokannya seret, dan suaranya tidak keluar, hanya gerakan bibir saja yang bisa dilakukan Lisna.

Seketika, tukang ojek yang memberi Lisna es kelapa memandang Lisna dengan tatapan kasihan, ia berpikir jika Lisna adalah seorang tuna wicara.

Ia pun menjadi lebih ramah dan bersimpati. Tak hanya memberikan Lisna es kelapa, ia juga mengajak ngobrol Lisna dengan ramah. Seperti menanyakan hendak ke mana, bersama siapa, dan di mana rumahnya.

Lisna pun menjawab semua itu dengan gerakan bibir tanpa ada suara sambil menggerak-gerakkan tangannya.

Selang beberapa waktu kemudian, Umi tiba di pangkalan ojek. Ia menyapa dan mengajak Lisna segera mengikutinya. Tak jauh mereka berjalan, Umi menanyakan kepada Lisna, kenapa ia berbicara dengan ojek dengan gerakan tangan.

Saat memastikan, tidak dalam jarak pandang dari pangkalan ojek, Lisna menjelaskan semua yang terjadi, dan alasan kenapa ia pura-pura bisu.

"Aku nggak mau abang ojeknya malu, jadi aku tetap jadi bisu selama ngobrol," ucap Lisna merasa bersalah.

"Alamaak…! Kan tinggal bilang aja tenggorokan seret. Aneh-aneh aja," ujar Umi tertawa lepas.(anf)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

15 jam ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

15 jam ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

15 jam ago

Gowes Merdeka 2026 Dimulai, 1.500 Peserta Taklukkan Rute 17 Km di Pekanbaru

Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…

15 jam ago

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

3 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

3 hari ago