PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Berdasarkan data, jumlah angkutan Idulfitri 1446 H/ 2025 M di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Kota Pekanbaru mengalami penurunan sekitar 27 persen jika dibandingkan dengan jumlah angkutan lebaran tahun lalu.
Jumlah penurunan angkutan Idulfitri atau penumpang tahun ini kemungkinan dampak dari efisiensi anggaran. Pasalnya, semua Pemerintah Daerah di Indonesia termasuk Pemerintah Kota Pekanbaru juga melakukan efisiensi anggaran.
Kepala Wasatpel Terminal BRPS Tipe A Pekanbaru Bambang Armanto menjelaskan, jumlah angkutan lebaran pada tahun ini menurun dibanding tahun 2024 lalu. Penurunan angkutan Idulfitri tahun ini sekitar 27 persen dibanding tahun lalu.
Berdasarkan data, jumlah kendaraan angkutan Idulfitri yang berangkat dari Terminal BRPS pada tahun lalu sebanyak 291 unit, sementara pada tahun ini hanya 215 unit kendaraan. Penurunan jumlah kendaraan angkutan juga diiringi dengan menurunnya jumlah penumpang yang mudik menggunakan bus.
“Kalau tahun 2024 lalu itu, jumlah penumpang tembus 7.211 orang, sementara tahun ini hanya 5.265 orang. Artinya terjadi penurunan sekitar 27 persen,” ujar Bambang Armanto, Ahad (31/3/2025).
Ia menambahkan, sementara berdasarkan data jumlah penumpang harian, mengalami kenaikan sekitar sekitar 20 persen, dan puncak mudik pada lebaran Idulfitri ini terjadi pada 28 Maret, kemarin. Dan diperkirakan puncak arus balik terjadi pada akhir pekan pertama April 2025.(dof)
Editor: Edwar Yaman
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…