Petugas Lapas, termasuk Kepala Kanwil Ditjenpas Riau Maizar (berkursi) berbaur dengan puluhan napi pada pelaksanaan Salat Idulfitri, Senin (31/3/2025). (Humas Lapas Pekanbaru untuk Riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gema takbir terus berkumandang di setiap sudut Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru sejak subuh hari, sebagai pertanda telah tiba hari kemenangan Idulfitri 1 Syawal 1446 H.
Lapas turut menyemarakkan momen hari kemenangan ini dengan menggelar Salat Idulfitri berjamaah, Senin (31/3/2025). Digelar di lapangan olahraga Lapas Pekanbaru, sebuah tenda raksa didirikan untuk mengantisipasi turun hujan.
Perayaan Idulfitri tahun ini di Lapas Pekanbaru terasa spesial, karena dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar.
Pejabat Struktural Kanwil Ditjenpas Riau, Pejabat Struktural, petugas dan pegawai administrasi kantor serta ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Pekanbaru. Baik petugas maupun warga binaan melaksanakan salat dengan khusuk.
Maizar pada kesempatan itu menyampaikan, momentum Idulfitri ini menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.
”Lebih dari itu, Idulfitri bukan sekadar hari perayaan, Idulfitri bukan hanya tentang pakaian dan berbagi aneka hidangan, Idulfitri ini adalah momentum menguatkan tekad baja, menjadi hamba Allah yang taat pada perintah-Nya dan meninggalkan segala yang dilarang-Nya. Idulfitri adalah tentang hati yang kembali suci, tentang ruh yang bersujud dalam damai di hati,” ungkapnya.
Salah Idulfitri ini berlangsung aman dan khidmat. Untuk memastikan keamanan, lapas melibatkan TNI dan Polri dalam pelaksanaannya. Kepala Lapas Pekanbaru Erwin Fransiskus Simangunsong juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
”Kami bersyukur pelaksanaan Salat Idulfitri di Lapas Pekanbaru dapat berlangsung dengan khidmat, aman, dan terkendali. Terimakasih kepada seluruh petugas serta pihak kepolisian dan TNI yang telah membantu dalam pengamanan,” ungkap Erwin.
Laporan Hendrawan Kariman (Pekanbaru)
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…