Categories: Pekanbaru

Tata Kawasan Jalan Agus Salim

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kota Pekanbaru saat ini semakin berkembang menuju Kota Metropolitan yang madani sejalan dengan pesatnya pertumbuhan pusat ekonomi dan bisnis. Ini memerlukan penyediaan sarana dan prasarana perdagangan, khususnya pasar rakyat yang representatif dan mencukupi dalam hal jumlah untuk melayani masyarakat maupun dalam mencapai pelayanan publik yang optimal dan menciptakan ikon wisata baru di Kota Pekanbaru.

Ikon wisata baru ini direncanakan akan ditempatkan di kawasan Jalan Agus Salim. Di sana  kondisinya saat ini dipenuhi bangunan liar yang dipergunakan oleh pedagang untuk berjualan. Baik itu keperluan rumah tangga, aksesoris, pakaian dan sebagainya. Pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Agus Salim dari simpang Jalan Jenderal Sudirman sampai jembatan Sungai Sago berjumlah  sekitar 353 pedagang.

"Hal ini mengakibatkan jalan maupun lingkungan di sepanjang jalan tersebut menjadi sangat semrawut, kumuh, jauh dari kesan sehat dan nyaman," kata Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Kamis (29/7).

Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sudah melakukan ekspos penataan kawasan yang dijadikan sentra Kuliner Street Pekanbaru. "Kami rencanakan sebagai sentra Kuliner Street Pekanbaru. Sehingga kawasan tersebut harus ditata dan dikelola dengan baik dan terintegrasi dengan penataan kawasan Sukaramai Trade Center," sambung orang nomor satu di Kota Pekanbaru ini.

Menambah Wako Pekanbaru, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut menguraikan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana melakukan penataan fungsi kawasan Jalan Agus Salim menjadi beberapa fungsi, sehingga akan menambah nilai estetika maupun pendapatan pelaku usaha. "Ada beberapa langkah yang telah dan akan dilaksanakan," kata Ingot.

Dirincikan, langkah yang dilakukan adalah melaksanakan pendataan bangunan liar maupun pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Agus Salim. "Saat ini terdapat lebih kurang 353 pedagang yang berjualan dan menempati bangunan liar dari simpang Jalan Jenderal Sudirman sampai dengan jembatan Sungai Sago," paparnya.

Kemudian, melaksanakan sosialisasi kepada para pedagang tentang rencana penataan dan penempatan (relokasi) pedagang Pasar Agus Salim. "Untuk masuk ke dalam lingkungan Pasar Inpres Agus Salim maupun pasar rakyat Agus Salim," imbuhnya.

Lalu, di sana akan diterapkan pembagian jam operasional. Yakni pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB akan difungsikan menjadi pedestrian atau jalan umum. Pukul 17.00 WIB sampai 01.00 WIB akan difungsikan menjadi wisata kuliner malam UMKM (Kuliner Street Pekanbaru). Dan pukul 01.00 WIB sampai 08.00 WIB akan difungsikan menjadi pasar rakyat tradisional dengan konsep bongkar pasang lapak.

Di Jalan Agus Salim, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru juga telah merancang rekayasa lalu lintas agar kawasan menjadi tertib, ramai dan lancar yang terintegrasi dengan kawasan Sukaramai Trade Center.

Untuk kelancaran pelaksanaan penertiban bangunan liar di sepanjang jalan Agus Salim, dari simpang Jalan Jenderal Sudirman sampai jembatan Sungai Sago yang saat ini ditempati oleh pedagang akan dilaksanakan oleh Tim Yustisi Kota Pekanbaru agar dapat difungsikan sesuai dengan rencana,"singkatnya.(adv/ali)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

3 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

3 hari ago