Abdul Jamal, Kepala Disdik Pekanbaru
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP negeri Kota Pekanbaru sangat terbatas. Untuk itu Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menyarankan calon peserta didik bisa menjadikan SMP swasta sebagai alternatif.
”Kami bakal bekerja sama dengan SMP swasta agar nantinya tidak ada uang pembangunan untuk masuk sekolah swasta,” ujar Kepala Disdik Pekanbaru Dr H Abdul Jamal MPd, Senin (29/4).
Menurutnya, tidak adanya uang pembangunan bisa meringankan beban orang tua untuk mendaftarkan anaknya ke SMP swasta. Mereka nantinya hanya perlu membayar uang bulanan dan seragam.
”Kalau bersedia, sekolah swasta itu kami ajak bekerja sama agar yang tidak masuk kuota (SMP negeri, red) bisa belajar di SMP swasta,” ungkap Jamal lagi.
Jamal mengaku sudah ada sejumlah sekolah yang menyatakan bersedia bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru pada PPDB tahun ini. Ia menyebut alternatif ini bagi calon peserta didik yang tidak lolos PPDB di SMP negeri.
”Mereka bisa mendaftar di SMP swasta yang sudah kami ajak kerja sama,” ulasnya.
Kerja sama ini juga membantu agar sekolah swasta juga terisi pada tahun ajaran baru nanti. Ia mengajak kerja sama ke seluruh SMP swasta agar uang pembangunan ditiadakan.
”Kami sudah lakukan kerja sama dengan sejumlah sekolah,” paparnya.(yls)
Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…