PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau melakukan aksi teatrikal. Mereka meminta penegak hukum agar mengusut dugaan korupsi, aksi tersebut digelar di depan Kantor Gubernur Riau, Senin (28/12).
Bentuk protes mahasiswa ini digelar guna menyoroti penanganan perkara korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, yang saat ini sedang bergulir di Kejati Riau.
Sebagai bentuk protes dan sindiran terhadap pemerintah, rombongan massa ini pun melepaskan tikus di depan Kantor Gubernur Riau.
Ada tiga tuntutan yang dibawa mahasiswa dalam aksinya kali ini, yakni mendesak Kejati Riau agar segera mengusut tuntas kasus korupsi di Provinsi Riau, terutama kasus korupsi Anggaran Rutin serta Dana Hibah dan Bansos Kabupaten Siak hingga ke akar-akarnya.
Kemudian, mendesak Kejati Riau memberikan tuntutan terberat kepada pelaku korupsi di Provinsi Riau, dan mendukung penuh upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Provinsi Riau.
Koordinator lapangan, Febriansyah menyatakan bahwa tujuan dari aksi ini adalah sebagai sindiran kepada Pemprov Riau dan desakan kepada Kejati Riau untuk dapat mengusut tuntas seluruh tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pihak-pihak terlibat.
"Serta memberikan ketegasan hukum yang setimpal kepada para tersangka tipikor agar menimbulkan rasa jera dalam memakan jatah kekuasaan yang sejatinya hak masyarakat Riau," kata Febriansyah.
Menurut Febri, aksi ini juga bertujuan untuk menyadarkan rakyat akan kasus korupsi mantan Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Sosial RI yang merugikan Negara hingga ke angka triliunan.(p)
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…