Categories: Pekanbaru

Kinerja Sekdako Jadi Sorotan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — RENDAHNYA kinerja Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru menjadi sorotan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Tito Karnavian dan jajarannya. Ini diketahui saat menerima audiensi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Karena itu, evaluasi atas kinerja Sekdako disebut perlu dilakukan. 

Audiensi Apeksi ini diterima Mendagri, Rabu (27/11) di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Termasuk dalam rombongan Apeksi ikut serta Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT yang menjabatsebagai Komwil I Apeksi bersama Wako Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany yang juga merupakan Ketua Apeksi. 

Hadir pula, Ketua Komwil II, SN Prana Putra Sohe Wali Kota Lubuk Linggau, dan Ketua Komwil III Haryadi Suyuti, Wali Kota Yogyakarta. Ketua Komwil IV Dewanti Rumpoko Wali Kota Batu, ketua Komwil V Ibnu Sina Wali Kota Banjarmasin, dan ketua Komwil VI Richard Lahunapessy yang merupakan Wali Kota Ambon.

Mendagri pada wali kota yang hadir menyampaikan penguatan Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Langkah ini penting dilakukan sebagai pencegahan kasus tindak pidana korupsi dalam lingkungan Pemerintahan. "Salah satu yang lain adalah mengedepankan fungsi APIP, aparat pengawas internal untuk mencegah tindak pidana korupsi," kata Tito. 

Mantan Kapolri ini juga memberikan penekanan pada pelibatan aparat penegak hukum lainnya termasuk dalam pendampingan APIP. "Keterlibatan penegakkan hukum dimaksud untuk memaksimalkan pelaksanaan pembangunan di lingkup pemerintahan daerah," tegasnya. 

Menambahkan Mendagri, Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo, meminta kepada seluruh wali kota di Indonesia agar memaksimalkan peranan Sekdako. Kemudian juga memaksimalkan peranan koordinasinya dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dia menekankan hal tersebut karena selama ini  dinilai peran Sekdako sangat minim di daerah terutama terhadap posisinya yang juga sebagai Sekretaris Forkopimda di samping selaku koordinator organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di pemerintah kota (pemko). 

Ini diungkapkan Hadi, berkaca dari pengalamannya menjadi Sekda Provinsi Jawa Timur selama tujuh tahun. Karena itu dia meminta wali kota di seluruh Indonesia termasuk Dr H Firdaus ST MT agar dapat juga mengevaluasi kinerja dari sekdako wilayahnya.

"Seluruh wali kota juga diminta agar berkonsultasi dengan instansi penegak hukum dan bila perlu sampai ke tingkat Mahkamah Agung," imbauannya. 

Ini kata dia agar Wali Kota tidak berada dalam posisi dilematis. "Mengingat persoalan aparatur yang terkena kasus hukum masih menjadi dilematis oleh kepala daerah atau wali kota saat kasusnya dimenangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara. Sedangkan aparatur tersebut sudah diputuskan untuk diberhentikan sebagai aparatur sipil negara (ASN)," ungkapnya.

Pernyataan yang disampaikan Hadi sekaligus menanggapi beberapa persoalan yang dibahas dalam pertemuan, yakni terkait rekomendasi rapat kerja nasional yang telah dilaksanakan di Semarang beberapa waktu lalu. Di antaranya tentang meningkatkan kualitas ASN, pengawasan dari APIP dan koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH). 

Wako Pekanbaru Firdaus yang turut hadir dalam audiensi menjelaskan, Mendagri dan jajaran  sudah merespon positif dan menampung beberapa keluhan dari para wali kota yang berasal dari rekomendasi Rakernas Apeksi di Semarang.

"Mudah-mudahan ke depan lahir kebijakan yang memberikan kemudahan tentang pelaksanaan tata cara pemerintahan dan juga dalam peningkatan kualitas pelayanan," harapnya.(ksm)

Laporan M ALI NURIMAN, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

1 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago