Categories: Pekanbaru

Lapak PKL di Pekanbaru Ditertibkan, Trotoar Kembali untuk Pejalan Kaki

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Satpol PP bersama pihak Kecamatan Sail melakukan penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah ruas jalan sejak Senin (27/4) malam hingga Selasa (28/4) dini hari.

Penertiban dilakukan di kawasan Jalan Ronggowarsito, Jalan Pattimura, dan Jalan WR Supratman yang selama ini dipenuhi lapak pedagang dan dinilai mengganggu ketertiban umum.

Camat Sail, Media Nova SSos MSi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari surat peringatan yang sebelumnya telah diberikan kepada para pedagang.

Menurutnya, banyak PKL yang memanfaatkan trotoar tidak hanya untuk berjualan, tetapi juga sebagai tempat menyimpan peralatan secara permanen setelah aktivitas selesai.

Kondisi tersebut menyebabkan jalur pedestrian yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki berubah fungsi, bahkan menimbulkan kesan kumuh di lingkungan sekitar.

Ia menambahkan, lokasi penertiban berada di kawasan yang berdekatan dengan sekolah, rumah ibadah, serta perkantoran pemerintah sehingga perlu dijaga kebersihan dan kerapihannya.

Media Nova menyebutkan, penertiban dilakukan setelah upaya persuasif seperti teguran lisan dan surat peringatan tidak sepenuhnya diindahkan oleh para pedagang.

Fokus utama dalam kegiatan ini adalah menertibkan kebiasaan meninggalkan gerobak, meja, kursi, hingga terpal di lokasi berjualan setelah jam operasional berakhir.

Ia menegaskan bahwa meskipun terdapat zona hijau untuk PKL, hal tersebut tidak berarti kawasan tersebut dapat dijadikan tempat penyimpanan barang secara permanen.

Sementara itu, Kasatpol PP Pekanbaru, Desheriyanto, menyampaikan bahwa penertiban tetap harus dilakukan demi menjaga kenyamanan masyarakat, khususnya pejalan kaki.

Ia menegaskan bahwa pedagang diperbolehkan berjualan sesuai aturan waktu yang ditetapkan, namun tidak diperkenankan membangun lapak permanen di trotoar.

Pemerintah berharap melalui penertiban ini, fungsi fasilitas publik dapat kembali optimal dan lingkungan kota tetap terjaga rapi serta nyaman bagi seluruh masyarakat.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

1 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

1 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

2 hari ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

2 hari ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

2 hari ago

Kesaksian Plt Kadis Perkim Pekanbaru di PN Pekanbaru: Diperas Rp35 Juta Bermodus Berita Flexing

Plt Kadis Perkim Pekanbaru Martin Manoluk memberikan kesaksian di PN Pekanbaru terkait dugaan pemerasan dan…

2 hari ago