Keberadaan kabel-kabel jaringan telekomunikasi bertumpuk dan semrawut di tiang simpang Jalan Teratai-Jalan Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajadi, Rabu (24/1/2024). (DEFIZAL/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Berangkat dari keluhan masyarakat, persoalan kabel jaringan sudah meresahkan sekali, DPRD Pekanbaru pun berencana mengagendakan percepatan pembahasan ranperda kabel jaringan yang sudah diusulkan.
”Ranperda masalah jaringan ini, In Sya Allah segera kita lakukan pembahasannya. Karena sudah diajukan sejak awal,” tegas Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE MM kepada wartawan, kemarin.
Disampaikan politisi Partai Demokrat ini, bahwa banyak masyarakat yang mengeluhkan masalah jaringan ini, mulai dari titik penanaman tiang tidak beraturan, terkesan mengganggu kelancaran berlalulintas, karena satu titik bisa menjadi tempat penanaman 8-10 tiang jaringan, kabel jaringannya pun semrawut bagai jaring laba-laba hingga menjuntai-juntai ke tanah.
Kondisi begini tentu sudah mengganggu ketertiban umum, dan mengganggu keselamatan masyarakat. Dan perlu disikapi serius. Yang parah lagi, dari semua kabel jaringan itu ilegal tanpa izin, namun pengawasan pemko dinilai tidak tegas meski jelas melanggar aturan membangun maupun berusaha.
Untuk diketahui, ranperda tentang jaringan ini di dalam Prolegda Pekanbaru bernama Ranperda Sarana Jaringan Utilitas Terpadu. ”Artinya, karena sudah meresahkan, maka Ranperda ini kami usulkan jadi ranperda inisiatif DPRD. Lalu ditetapkan dalam Prolegda 2024. Makanya, pasti kita bahas lah,” tegasnya.
Makanya, dengan adanya ranperda inisiatif ini nanti, Azwendi berharap mampu mengatur yang terbaik untuk masalah ini, ditata dengan lebih baik, tanpa menimbulkan masalah bagi masyarakat. Dan yang kalah penting menjadi sumber PAD.
Sekadar diketahui, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Pekanbaru, menetapkan 22 Ranperda yang masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Kota Pekanbaru tahun 2024. Jumlah ini lebih banyak dari Prolegda 2023 yang hanya 19 ranperda.
22 Ranperda tahun 2024 tersebut, terdiri dari tiga ranperda inisiatif DPRD Pekanbaru dan 19 Ranperda usulan Pemko Pekanbaru.(gus)
Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…
Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…