PAL: Proyek galian Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) di Jalan Ahmad Yani Kota Pekanbaru dikeluhkan warga, Selasa (26/11/2019). (DEFIZAL/Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bekas galian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dilakukan di beberapa titik di wilayah Kecamatan Sukajadi, mengakibatkan kerusakan ruas jalan. Bahkan, yang sangat disayangkan adalah bekas galian IPAL tersebut, belum juga dilakukan perbaikan seperti sediakala (diaspal).
Akibat tidak dilakukan perbaikan kembali jalan bekas galian IPAL tersebut, sempat digenangi air, licin dan rawan kecelakaan. Seperti yang terjadi di Jalan Melati dan beberapa ruasa jalan lainnya seperti di Jalan Tanjung, Jalan Kemboja, Jalan Kijang di wilayah Kecamatan Sukajadi.
Bahkan sebelumnya, hal tersebut menuai protes dari sejumlah masyarakat. Terutama proyek pembangunan IPAL di Jalan KH Ahmad Dahlan dan Jalan Teratai, tepatnya simpang Imigrasi menuai protes masyarakat.
Selain merugikan pengguna jalan, proyek tersebut juga merugikan masyarakat yang berdagang di sepanjang jalan tersebut. Setidaknya sepanjang jalan dari persimpangan Kantor Imigrasi hingga menuju belakang Kantor Camat Sukajadi ada 5 pedagang makanan yang terkena imbasnya.
Warga sekitar pembangunan IPAL sudah pernah melakukan protes, dengan memasang sepanduk di sekitar proyek tersebut. Dalam spanduk tersebut warga menyesalkan lambannya proses pengerjaan IPAL yang berujung matinya usaha pedagang yang biasa berjualan di sana. Selain kecamaten juga banyak debu kalau musim panas.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, bekas galian proyek pembangunan IPAL di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru akan kembali di aspal. Namun, sebelum dilakukan pengaspalan akan dilakukan beberapa pengujian seperti melihat kemiringan setelah dilakukan pemasangan, menguji kekerasan tanah dan lain-lain.
"Bekas galian akan kembali di aspal, tetapi sebelum diaspal dilakukan pengujian dulu," ujarnya
Keluhan dari masyarakat tersebut juga banyak diterima oleh Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi. Ia mengakui banyak menerima keluhan masyarakat terkait pembangunan IPAL di beberapa ruas jalan di wilayah Kecamatan Sukajadi.
Merespon keluhan masyarakat tersebut, Ayat Cahyadi mengklaim telah memerintahkan OPD terkait untuk segera merespon keluhan masyarakat tersebut. Namun, meski banyak mendapat keluhan dari masyarakat dirinya mendukung proses pembangunan IPAL.(dof)
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…