Categories: Pekanbaru

Januari, 950 TPS di STC DibongkarÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Menjelang pengoperasian Sukaramai Trade Center (STC), sekitar 950 tempat penampungan sementara (TPS)  yang kini digunakan pedagang untuk berjualan, akan dibongkar Januari 2020 nanti. Bagi pedagang yang sudah memiliki kios, nantinya akan dipindahkan ke dalam pusat perbelanjaan eks Plaza Sukaramai ini. 

Pengelola STC, PT Makmur Papan Perkasa (MPP) sendiri menargetkan STC sudah beroperasi Maret tahun depan. Progres pembangunan sendiri saat ini sudah mencapai 89 persen pasca kebakaran beberapa tahun lalu. 

Rencana pembongkaran 950 TPS ini diungkapkan Kepala Cabang PT MPP Suryanto, Rabu (27/11). ‘’Pertengahan Januari 2020 semua TPS yang tersisa di lokasi STC kita bongkar total. Bagi pedagang yang sudah memesan kios di dalam STC kita masukkan ke dalam. Untuk yang belum kita lihat nanti bagaimananya,’’ kata dia. 

Dia melanjutkan, saat ini tidak semua pedagang yang menempati TPS merupakan korban kebakaran. Ini terjadi karena banyak penghuni TPS yang sudah mengalihkannya ke orang lain. "Dari 950 TPS yang ada itu tidak semua yang menghuni adalah korban kebakaran beberapa tahun lalu. Sekitar 20-30 persen mereka pedagang baru yang mengambil peluang," ungkapnya. 

Untuk kemajuan pembangunan, Suryanto menyebut tahapan merelokasi pedagang lama sudah hampir rampung. "Sudah 89 persen, yang jelas pembangunan untuk merelokasi pedagang lama hampir rampung. Kita targetkan Maret 2020 STC sudah beroperasional normal," tambahnya. 

Sebelumnya, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT usai peninjauan di STC, Selasa (26/11) mengingatkan tim percepatan pembangunan STC dan PT MPP untuk menggesa pengerjaan STC. Ia memberi waktu hingga akhir tahun 2019 untuk menuntaskan pembangunan. "Jadi manfaatkan waktu satu setengah bulan ini. Tim percepatan dan PT MPP harus bisa memanfaatkan waktu yang pendek ini," tegasnya. 

STC nantinya akan jadi pusat grosir. Kawasan ini jadi pusat perdagangan di Kota Pekanbaru. Pembangunan harus digesa karena saat ini hanya tinggal proses penuntasan."Kita lihat tinggal finishing cat dan juga kelistrikan di areal STC harus segera disiapkan," singkatnya.

Wako mengatakan, STC nanti akan menjadi tempat kawasan yang baik untuk pusat perdagangan dan pusat penggerak ekonomi, dan juga menjadi pusat pembangunan kota atau episentrum.(ali/*4) 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

46 menit ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

12 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat, 2.220 Warga Pelalawan Terserang Penyakit ISPA

Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…

12 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Kasus ISPA di Kabupaten Kampar Tembus 1.740 Pasien

Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…

12 jam ago

PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh: Momentum Asykar Bertuah Bangkit di Laga Kandang

Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…

12 jam ago

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

21 jam ago