Ekskavator milik Perkim LH Kepulauan Meranti rusak di tengah tumpukan sampah yang meluber di TPS Gogok, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, Selasa (6/8/2024). (WIRA SAPUTRA/Riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Nasdem Zulfan Hafiz mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru benar-benar melakukan kajian sebelum mengubah kembali sistem pengelolaan sampah. Pemko diingatkan untuk tidak menjadikan warga kota hanya sebagai objek uji coba.
’’Kita ini sebagai warga kota jangan dijadikan objek uji coba. Dulu dikelola kecamatan di masa wali kota sebelumnya (Herman Abdullah, red), lurahnya bergerak dan kita dapat Adipura sampai 7 kali,’’ kata Zulfan, Kamis (26/9).
Hal ini dikatakan Zulfan mengingat ada rencana pemko akan menerapkan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk pengelolaan sampah. Sistem ini akan menggantikan sistem pihak ketiga yang diterapkan saat ini.
Zulfan katakan, kebijakan pengelolaan sampah ke pihak ketiga yang diterapkan saat ini masih menyisakan masalah tumpukan sampah. Sehingga pemko berencana menerapkan sistem BLUD.
’’Rencana ini kita minta jangan sekadar-sekadar saja, tapi betul-betul hasil kajian dan evaluasi. Jangan sebagai ajang coba-coba. Perubahan pengelolaan ini jangan asal-asalan,’’ kata Zulfan mengingatkan.
Menurut Zulfan, jika dahulu di tangan para camat, pengelolaan sampah berjalan dengan baik, mengapa pemko tidak kembali ke sistem tersebut yaitu dikembalikan lagi ke kecamatan.
’’Pada prinsipnya kita ingin pengelolaan sampai ini dilaksanakan degan baik dan Kota Pekanbaru yang kita cintai ini bebas dari sampah, bersih dan indah. Itu saja,’’ tutup Zulfan.(yls)
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Kota
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…