Categories: Pekanbaru

Pengelolaan Sampah Jangan Asal-asalan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Nasdem Zulfan Hafiz mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru benar-benar melakukan kajian sebelum mengubah kembali sistem pengelolaan sampah. Pemko diingatkan untuk tidak menjadikan warga kota hanya sebagai objek uji coba.

’’Kita ini sebagai warga kota jangan dijadikan objek uji coba. Dulu dikelola kecamatan di masa wali kota sebelumnya (Herman Abdullah, red), lurahnya bergerak dan kita dapat Adipura sampai 7 kali,’’ kata Zulfan, Kamis (26/9).

Hal ini dikatakan Zulfan mengingat ada rencana pemko akan menerapkan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk pengelolaan sampah. Sistem ini akan menggantikan sistem pihak ketiga yang diterapkan saat ini.

Zulfan katakan, kebijakan pengelolaan sampah ke pihak ketiga yang diterapkan saat ini masih menyisakan masalah tumpukan sampah. Sehingga pemko berencana menerapkan sistem BLUD.

’’Rencana ini kita minta jangan sekadar-sekadar saja, tapi betul-betul hasil kajian dan evaluasi. Jangan sebagai ajang coba-coba. Perubahan pengelolaan ini jangan asal-asalan,’’ kata Zulfan mengingatkan.

Menurut Zulfan, jika dahulu di tangan para camat, pengelolaan sampah berjalan dengan baik, mengapa pemko tidak kembali ke sistem tersebut yaitu dikembalikan lagi ke kecamatan.

’’Pada prinsipnya kita ingin pengelolaan sampai ini dilaksanakan degan baik dan Kota Pekanbaru yang kita cintai ini bebas dari sampah, bersih dan indah. Itu saja,’’ tutup Zulfan.(yls)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Kota

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Bobol Toko HP di Pekanbaru, Terduga Pencuri 25 iPhone Ditangkap

Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…

2 hari ago

Empat Lagu Tradisional Rohul Resmi Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual

Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.

2 hari ago

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…

2 hari ago

Bahas Persiapan MTQ Riau, Bupati Kuansing Temui Sekdaprov

Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…

2 hari ago

Kajati Riau Lantik Fredy Feronico Jadi Kajari Rohul

Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.

2 hari ago

Minyakita Mahal di Pekanbaru, Bapanas Minta Produsen Transparan soal Distribusi

Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…

2 hari ago