UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru bersama dengan PT YSM menempatkan dua juru parkir (jukir) di salah satu tempat usaha di Jalan Taskurun, Sabtu (25/5/2024) malam. (Dofi Iskandar/riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru melalui UPT Perparkiran bersama dengan pengelola parkir di Kota Pekanbaru yakni PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM) mendatangi tempat pelaku usaha di Jalan Taskurun, Sabtu (25/5) malam.
Kepala UPT Perparkiran Dishub Kota Pekanbaru, Radinal Munandar mengatakan, pihaknya bersama dengan pengelola parkir di Kota Pekanbaru yakni PT YSM datang untuk melakukan sosialisasi ke pelaku usaha yang berada di Jalan Taskurun tersebut.
Di mana, salah satu pelaku usaha di Jalan Taskurun memasang tulisan ”parkir gratis” di tempat usahanya. Sementara tempat usaha tersebut berada di pinggir jalan dengan kondisi padat lalu lintas karena dua arah, sehingga menyebabkan kondisi jalan menjadi sempit di saat ada kendaraan yang parkir.
”Makanya di sana diletakkan jukir untuk mengatur lalu lintas, sehingga tidak menyebabkan kemacetan apabila ada kendaraan yang parkir karena telah diatur oleh jukir. Tadi kami berikan arahan kepada pelaku usaha kenapa dipasang parkir gratis, sementara nanti ketika tidak ada jukir akan mengakibatkan kemacetan karena tidak ada jukir yang mengaturnya,” ujar Radinal Munandar.
Untuk itu pihaknya bersama dengan PT YSM turun bersama-sama untuk melakukan sosialisasi. Di mana, tujuannya adalah, dengan keberadaan Jukir tersebut akan mengatur kelancaran arus lalu lintas tempat tersebut.
Sementara itu, koordinator lapangan PT YSM, Erwin mengatakan, pihaknya bersama dengan Dishub melalui UPT Perparkiran melakukan sosialisasi parkir kepada pelaku usaha di Jalan Taskurun.
”Kami menempatkan jukir di sini selain untuk meningkatkan PAD Pemko Pekanbaru, tujuannya juga agar arus lalu lintas di sini lancar, karena di sini jalannya kecil dengan arus lalu lintas padat. Apabila tidak ada jukir di sini tentu bisa menghambat arus lalu lintas, karena kendaraan bisa saja sembarangan parkir. Harapan kami supaya tertib,” ujar Erwin.
Lebih lanjut dikatakannya, diduga ada salah seorang oknum aparat yang membekingi mencoba menghalangi pihaknya untuk menempatkan jukir di kawasan tersebut.
”Kami merasa terganggu lah dengan ulah oknum aparat tersebut. Bahkan kami hampir ribut dengan oknum aparat tersebut. Kami berharap supaya tertib saja dengan adanya jukir di tempatkan di sini. Selain itu, kan dengan keberadaan jukir di sini juga menjadi PAD juga,” pungkasnya.(yls)
Laporan DOFI ISKANDAR, Kota
Siswi SMA Negeri 1 Keritang, Arifa Rahma Maulydha, lolos Paskibraka nasional usai seleksi ketat dan…
BMKG mendeteksi 13 titik panas di Riau. Siak menjadi daerah terbanyak, sementara hujan dan potensi…
Pemprov Riau mengumumkan hasil SPMB SMA/SMK 2026. Sebanyak 70.616 calon murid diterima, sementara BOSDA Afirmasi…
Enzo Fernandez mengaku mendapat tugas lebih aktif masuk kotak penalti saat Argentina menghadapi Austria di…
Forum LPS Pekanbaru berpartisipasi dalam Festival Talam Durian 1 Km dan menyumbang 100 meter kue…
Diskominfoss Kuansing mulai menguji layanan internet gratis di sejumlah lokasi strategis untuk mendukung MTQ Riau…