mudik-gratis-daftar-di-polsek
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Polisi Republik Indonesia (Polri) pada tahun ini menggelar mudik gratis bagi masyarakat yang berencana ingin pulang kampung. Hal ini seiring dengan pelonggaran aturan pandemi Covid-19 pada tahun ini. Hanya dengan syarat sudah mendapatkan vaksinasi booster, masyarakat bisa ikut mudik gratis.
Program Mudik Gratis Polri ini akan menggunakan angkutan darat. Untuk Kota Pekanbaru, yang ditangani Polresta Pekanbaru akan melayani tiga rute mudik balik kampung. Di antaranya Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) dan Jambi.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi melalui Kasat Binmas Kompol Ferizal menyebutkan, pendaftaran bagi masyarakat yang berminat untuk ikut program Mudik Gratis Polri ini sudah bisa mendaftarkan diri. Dirinya mempersilahkan, bagi masyarakat yang berniat balik kampung dipersilahkan mendaftarkan diri.
"Bagi masyarakat yang ingin ikut Mudik Gratis, silahkan daftar di Polsek-Polsek terdekat, atau bisa juga mendaftarkan diri lewat Bhabinkamtibmas wilayah masing-masing," ungkap Kompol Ferizal, Selasa (26/4) sore.
Tampaknya, masyarakat yang berminat ikut mudik gratis ini harus cepat mendaftarkan diri. Pasalnya, kuota untuk ikut mudik ini sendiri terbatas hanya untuk 200 pemudik. Binmas Polresta Pekanbaru tidak merinci sudah berapa banyak pendaftar. Namun dipastikan keberangkatan Mudik Gratis ini dilaksanakan pada Kamis (28/4).(end)
Laporan HENDRAWAN, Pekanbaru
Ratusan mahasiswa Unri menggelar demo di Kantor Gubernur Riau. Mereka menuntut pendidikan gratis 12 tahun…
Pemkab Kuansing melarang truk angkutan berat melintas Telukkuantan 17-24 Agustus selama Pacu Jalur 2026 demi…
Sebanyak 15 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang…
PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…
Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…
Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…