jarak-pandang-pengguna-jalan-terbatas-bmkg-bukan-asap-tapi-halimun
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rabu (23/2/2021) pagi, cuaca Kota Pekanbaru tampak mendung, namun tak kunjung hujan. Matahari baru muncul tepat tengah hari. Beberapa warga menduga Ibukota Provinsi Riau tengah dikelilingi kabut asap, sebab jarak pandang cukup kabur. Namun perihal asap ini dibantah BMKG.
Pantauan Riau Pos di lapangan. Jarak pandang penguna jalan mulai sedikit terganggu karena kabut. Bahkan sejumlah bangunan pencakar langit di Kota Bertuah tampak sudah mulai diselimuti kabut tipis sepanjang Rabu pagi.
“Rutinitas keliling kota seperti biasa, di Sudirman (pusat Kota Pekanbaru,red) memang pandangan agak kabur seperti berkabut asap,” kata seorang warga Isman, Rabu pagi,
Disinggung dugaan kabut asap, lanjut Isman yang ditemui di salah satu warung kopi di pusat kota, karena beberapa gedung tinggi di Pekanbaru tidak terlihat jelas seperti sebelumnya. Namun, ia pun tak bisa memastikan perihal kondisi cuaca dimaksud.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melalui Forecaster BMKG Pekanbaru Bibin Sulianto yang dikonfirmasi Riaupos.co menjelaskan kondisi ini. Menurutnya, keberadaan kabut tipis yang menyelimuti seluruh kawasan kota tersebut bukanlah kabut asap melainkan halimun atau Haze.
"Kalau dibilang pekat tidak, karena kondisi Pekanbaru sendiri saat ini mendung, dan dari pengamatan kami di bandara pagi ini belum merupakan asap,” paparnya,
Dijelaskannya, kondisi terkini di Riau secara menyeluruh berdasarkan pantauan satelit, hotspot atau titik panas dan kerap menjadi produsen asap yang terdeteksi tidak banyak.
“Dari 2 hari lalu dimana sempat mencapai 63 titik dan hari ini turun jadi 15 titik. Jadi kabut yang muncul tadi itu halimun,” tegasnya.
Halimun sendiri menurut BMKG adalah kabut tipis dari proses pendinginan uap air yang dipermukaan. Juga bahasa sederhananya disebut kabut.
Laporan: Prapti Dwi Lestari
Editor: Eka G Putra
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…