Tiga Motor Balap Liar Terjaring Razia
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Guna menciptakan situasi aman dan kondusif, Polsek Rumbai Pesisir gelar giat Cipta Kondisi (Cipkon). Lokasi yang dijadikan Cipkon di antaranya di seputaran Stadion Kaharudin Nasution, Jalan Limbungan, Jalan Paus, Jalan Yos Sudarso dan wilayah hukum Rumbai Pesisir seperti PT CPI.
Kepada Riau Pos, Selasa (22/10) Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Ardinal Efendi mengatakan, Cipkon digelar selama dua hari, Sabtu (20/10) malam dan Ahad (21/10) malam.
“Hasil Cipkon, terdapat tiga remaja yang terjaring balap liar. Dua diantaranya di seputar Stadion Kaharudin Nasution dan satu lainnya di Jalan Limbungan. Mereka tidak membawa surat-menyurat, sehingga dibawa ke Polsek Rumbai Pesisir,” terangnya.
Kepada tiga remaja itu katanya, diberi imbauan agar tidak melakukan ulang yang disaksikan langsung oleh orangtuanya. “Jadi orangtuanya kami panggil untuk membawa surat-surat kendaraan. Karena lengkap, mereka pun dibebaskan dengan catatan di atas materai dan tidak mengulanginya lagi,” jelasnya.
Kepada warga yang memiliki anak remaja, Ardinal mengimbau agar lebih mengawasi anak-anaknya saat berada di luar. Jika masih di bawah umur agar tidak diberikan kendaraan.
Giat Cipkon tersebut bertujuan menciptakan suasana kamtibmas jelang pelantikan dan sesudah pelantikan presiden dan wakil presiden Indonesia. “Dengan adanya Cipkon maupun tidak, suasana aman kondusif di masyarakat tetap harus diutamakan, baik dari pengamanan agar tidak ada premanisme, balap liar dan lainnya,” ucapnya. (*3)
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.