remaja terjaring patroli gabungan saat balap liar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Balap liar di akhir pekan masih terjadi hingga saat ini. Meski dijaga oleh kepolisian di lokasi yang kerap dijadikan balap liar, acapkali aksi kucing-kucingan terjadi. Adapun lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar yaitu Stadion Utama Riau, Stadion Kaharudin Nasution, Bandar Serai atau MTQ, Jalan Arifin Akhmad, dan Jalan Diponegoro.
Menjelang sore, aksi kebut-kebutan pun dilakukan para remaja tanggung. Jika aksinya diketahui polisi, dengan santai mereka tancap gas berpindah ke lokasi lain. Begitu seterusnya.
Namun, aksi mereka terhenti saat polisi berhasil mengamankan para pebalap liar. Di antaranya ialah remaja berinisial MFR (17) salah satu pelajar di SMK yang berada di Jalan Pattimura. Ia tertangkap oleh Polantas saat patroli di Jalan Arifin Ahmad.
"Telah kami amankan satu remaja yang masih pelajar karena melakukan balap liar. Sepeda motor miliknya dengan kondisi knalpot blong. Telah ditilang dan dibawa ke Polresta Pekanbaru," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasatlantas Kompol Emil Eka Putra.
Lebih jauh, penindakan itu dimaksud agar masyarakat yang resah dengan balap liar dapat nyaman dan terciptanya keamanan dan ketertiban. Katanya, aduan masyarakat akan ditindaklanjuti. Dengan demikian pelaku balap liar dapat jera.
"Untuk dapat diketahui dan tidak bosan-bosannya, bagi yang terjaring balap liar sepeda motor ditilang selama setahun. Jadi, pebalap yang didominasi pelajar diharap tidak menyusahkan orang tua," pintanya.
Sebagai informasi, giat patroli yang dilakukan Satlantas Polresta Pekanbaru yaitu di ruas jalan Jendral Sudirman (MTQ) dan Tugu Pon, jalan Diponegoro (Tugu perjuangan) dan Tugu Keris, serta Jalan Arifin Ahmad.
Pada Ahad sore, Satlantas pun kembali melakukan patroli balap liar. Kali ini, tiga remaja beserta sepeda motornya turut diangkut. "Tiga remaja itu kami amankan di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai Pesisir," imbuhnya.
Remaja tersebut melakukan standing balapan liat di saat petugas yang sedang melaksanakan patroli di seputaran Stadion Kaharuddin Nasution. (s)
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…