Dinas PUPR PKPP Riau melakukan perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Rokan Hilir yang rusak akibat banjir, belum lama ini. (PUPR Riau untuk riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah II mulai membenahi infrastruktur jalan provinsi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Kota Dumai yang mengalami kerusakan.
Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau M Arief Setiawan melalui Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah II Ardi Irfandi mengatakan, perbaikan jalan dilakukan terhadap ruas yang mengalami kerusakan pasca dilanda hujan beberapa hari lalu. Perbaikan infrastruktur tersebut menindaklanjuti arahan Gubernur Riau terkait penanganan infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat banjir.
“Kami dari UPT II sedang memperbaiki beberapa titik ruas jalan provinsi yang berada di wilayah Rohil dan Dumai,” katanya.
Lebih lanjut dikatakanya, meski musim hujan beberapa belakang ini, namun kondisi jalan provinsi di wilayah Kota Dumai cenderung dalam kondisi baik. Hal ini karena jalan provinsi di Dumai sudah kontruksi rigid.
“Khusus untuk jalan Lubuk Gaung di Dumai, saat ini sudah ada penanganan dari Pemerintah Kota Dumai melalui Dana Bagi Hasil (DBH) sawit, terhadap titik-titik rigid yang mengalami kerusakan,” katanya.
Sedangkan jalan provinsi di Kabupaten Rohil, kata Ardi, saat ini pihaknya sedang melakukan penanganan beberapa titik. Seperti di Jalan Mahato-Manggala yang mengalami kerusakan saat ini sedang dilakukan perbaikan untuk fungsional.
“Artinya untuk kerusakan Jalan Mahato-Manggala ini kami pemerintah hadir untuk fungsional jalan. Namun persoalan yang dihadapi, banyak kendaraan truk melebihi tonase melintasi jalan ini,” ujarnya.
“Untuk itu, kami mengimbau kepada perusahaan kelapa sawit untuk mengurangi tonase. Sebab jalan ini kelas satu dengan tonase maksimal 10 ton. Hanya saja kenyataan di lapangan, kendaraan yang melintasi jalan ini melebihi tonase, sebab banyak kendaraan truk CPO yang melintasi jalan ini,” sebutnya.
Selain Jalan Mahato-Manggala, lanjut Ardi, pihaknya saat ini juga sedang memperbaiki Jalan Sinaboi-Pekaitan, Rohil. Untuk ruas ini, khusus untuk Jalan Sinaboi ditargetkan sebelum Hari Raya Idulfitri 2024 sudah fungsional.
“Kami akan melakukan penutupan lubang jalan, dan meningkatkan agregat base atau lapis pondasi di jalan tersebut. Sehingga kita harapkan kedepan masyarakat bisa lebih nyaman melintas sampai ke Sinaboi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengimbau pemerintah setempat juga melakukan evaluasi kendaraan yang melintas. Terutama kendaraaan dengan tonase berat.
“Namun kami juga mengimbau, untuk Jalan Sinaboi sebaiknya Dinas Perhubungan Kabupaten Rohil dapat mengevaluasi kembali kendaraan yang melintasi jalan ini. Terutama pengaturan kendaraan truk-truk sawit. Karena jalan ini dimensinya kecil, sehingga dikhawatirkan jika kendaraan tidak diatur, maka umur jalan tidak sesuai rencana lagi dan cenderung lebih cepat rusak,” pintanya.(sol)
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…