Categories: Pekanbaru

Pemko Pekanbaru Gelar Pasar Murah Tiga Kali Sepekan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejak awal tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah mulai gencar menggelar pasar murah. Senin (22/1), pasar murah digelar di Kecamatan Rumbai Timur.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan, saat ini pasar murah digelar tiga kali dalam satu pekan. Kegiatan ini digelar di setiap kecamatan yang ada di Kota Bertuah secara bergantian.

Kegiatan pasar murah dilakukan guna menjaga stabilisasi harga sejumlah bahan pokok. Pasar murah juga sebagai upaya pemerintah kota menekan angka inflasi daerah akibat tingginya harga kebutuhan pokok.

”Kegiatannya kami lakukan tiga kali sepekan. Pasar murah ini bakal continue di setiap kecamatan,” ujar Zulhelmi Arifin, Senin (22/1).

Ia menuturkan, ada tiga isu nasional yang menjadi perhatian pemerintah saat ini. Inflasi, kemiskinan ekstrem, dan stunting. Ketiga isu nasional ini harus diatasi dengan baik.

Dengan kegiatan pasar murah ini, dikatakan Zulhelmi diharapkan bisa mengatasi tiga isu tersebut sekaligus. Karena ketiganya saling berkaitan dengan pemenuhan keperluan pokok.

”Seperti saat ini masih ada kita jumpai beras SPHP dari pemerintah dijual di atas HET (harga eceran tertinggi). Jadi melalui pasar murah ini bisa juga mengurangi beban masyarakat, yang seharusnya bayar sekian, dengan pasar murah ini tidak sebanyak itu. Mereka bisa membeli keperluan lainnya dengan uang tersebut,” ungkap Ami, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, dalam beberapa bulan terakhir pasar murah sudah diselenggarakan di sejumlah daerah rawan pangan. Antara lain di Kelurahan Bancah Lesung, Kelurahan Sialang Rampai dan Kelurahan Pebatuan serta Kelurahan Tuah Negeri.

Meski komoditi yang dijual di pasar murah tidak bisa mengkoreksi harga pasar, paling tidak masyarakat sekitar bisa terbantu untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Sebab harga kebutuhan pokok yang tersedia disaat pasar murah dipastikan jauh di bawah harga pasar.

Setiap kali pasar murah digelar selalu mendapat respon yang baik dari masyarakat. Hal ini ditandai dengan selalu habisnya seluruh komoditi yang dijual.(ilo)

Laporan JOKO SUSILO, PEKANBARU

Redaksi

Recent Posts

Bobol Toko HP di Pekanbaru, Terduga Pencuri 25 iPhone Ditangkap

Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…

4 jam ago

Empat Lagu Tradisional Rohul Resmi Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual

Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.

5 jam ago

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…

5 jam ago

Bahas Persiapan MTQ Riau, Bupati Kuansing Temui Sekdaprov

Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…

5 jam ago

Kajati Riau Lantik Fredy Feronico Jadi Kajari Rohul

Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.

6 jam ago

Minyakita Mahal di Pekanbaru, Bapanas Minta Produsen Transparan soal Distribusi

Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…

6 jam ago