Categories: Pekanbaru

Cegah Klaster Pasar, 69 Orang Dijaring

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Pandemi Covid-19 di tanah air belum melandai. Termasuk di Pekanbaru. Berbagai upaya pemerintah dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Untuk mencegah terciptanya klaster baru, khususnya klaster pasar, aparat kepolisian Polsek Pekanbaru melakukan operasi yustisi di sejumlah pasar tradisional.

Rabu (21/10), ada 69 pelanggar terjading di wilayah hukum (wilkum) Polsek Limapuluh, Polsek Rumbai, dan Polsek Tenayan Raya.

Khusus Polsek Limapuluh menyasar ke pasar, hal itu dimaksudkan untuk mencegah terjadinya klaster pasar. Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Limapuluh Kompol Sanny Handytio mengatakan, kegiatan operasi yustisi menyasar ke pasar sudah cukup sering dilakukan. "Untuk hari ini (kemarin, red) ada 20 orang yang terjaring. Kami beri juga surat teguran," ujarnya.

Di hari yang sama Polsek Rumbai juga melakukan kegiatan yang sama. Menurut Kapolsek Rumbai AKP Viola Dwi Anggreni terdapat 20 pelanggar yang terjaring. "Dari 20 orang yang terjaring, delapan di antaranya diberi teguran tertulis," jelasnya.

Menurutnya, operasi digelar di seputar Jalan Tengku Kasim, depan Kantor Camat Rumbai.

Sementara itu, Kapolsek Tenayan Raya Kompol M Hanafi mengatakan, pihaknya menjaring 29 pelanggar protokol kesehatan. "11 orang mendapatkan sanksi sosial dan 18 teguran lisan pada operasi yang kami gelar di depan Polsek Tenayan Raya," katanya didampingi Camat Tenayan Raya Indah Vidya Astuti STTP, Danramil Sail Kapten Antoni, Danposramil Peltu Feri Siburian.

Ginda Sidak Prokes di Pasar Pagi Arengka

Dalam pada itu, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama, Rabu (21/10) pagi melakukan kunjungan kerja ke Pasar Pagi Arengka Jalan Soekarno Hatta. Didampingi Camat Marpoyan Damai Junaidi, Babinkamtibmas, Babinsa serta LPM Kelurahan Sidomulyo Timur dan LPM Pemberhentian Marpoyan, Ginda ingin memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Menurut Ginda Burnama, di Pasar Pagi Arengka telah diterapkan protokol kesehatan meski ada beberapa warga yang masih tidak mematuhinya.

"Covid-19 ini sangat berbahaya. Sayangi diri dan keluarga dengan cara memakai masker, selalu mencuci tangan dan menjaga jarak" ajak Ginda.

Camat Marpoyan Damai Junaidi menambahkan, dalam kunjungan kemarin juga dilakukan sosialisasi bahaya Covid-19 dan pembagian ratusan masker ke pedagang dan pengunjung pasar. "Kami dari kecamatan juga terus melakukan sosialisasi kepada pengelola pasar, RT/RW dan kelurahan untuk tetap melakukan protokol kesehatan," sebutnya.(sof/gus)

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

10 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

11 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

13 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

14 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

14 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

14 jam ago