Categories: Pekanbaru

Kampung Pangan Hasilkan Produk Lokal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Pekanbaru terus berusaha meningkatkan ketahanan pangan lokal di Kota Bertuah dengan menggandeng seluruh lapisan masyarakat.

Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Disketapang Pekanbaru, Dinal Husna, Ahad (21/7) mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Disketapang Pekanbaru memiliki program Kampung Pangan yang tersebar di sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru yang diharapkan selain dapat meningkatkan ketahanan pangan di wilayahnya juga melahirkan produk pangan lokal khas Pekanbaru yang bisa menjadi buah tangan ke depannya.

Apalagi, program tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 2023 lalu. Di mana program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Pekanbaru untuk meningkatkan ketahanan pangan di tengah masyarakat, sekaligus dalam upaya meningkatkan kreativitas usaha masyarakat lewat pengolahan pangan yang diharapkan bisa membangkitkan usaha kecil mikro dan menengah.

Dengan adanya program ini, artinya, ketersediaan pangan, khususnya untuk komoditas lokal tercukupi dan bisa dengan mudah dijangkau.

”Kami ingin program ini dapat meningkatkan ketersediaan pangan di Kota Pekanbaru dan mengajak masyarakat dalam memanfaatkan lahan kosong di sekitar tempat tinggalnya untuk menghasilkan produk UMKM yang dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucapnya.

Lanjut Dinal, dengan program ini, Disketapang juga ingin membangkitkan Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) yang bergerak di usaha pengolahan pangan dengan dukungan sarana prasarana serta mendapatkan pelatihan yang diberi nama Kelompok Tani wanita (KWT) di setiap kelurahan di Kota Pekanbaru.

Alasan Disketapang membuat kampung pangan dalam bentuk kelompok usaha masyarakat, agar usaha yang dikelola bisa digarap bersama-sama oleh kelompok tersebut, sehingga bisa menjadi usaha yang bisa melibatkan banyak masyarakat, dan mereka pun bisa mengajak luas untuk ikut membantu dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kota Pekanbaru.

”Kami juga sudah memberikan pelatihan pengolahan pangan dengan keanekaragaman pengolahan bahan makanan berbasis lokal, serta teknik pemasaran dan pengembangan usaha dari yang sudah ada sehingga diharapkan kampung pangan ini bisa menghasilkan produk UMKM yang bisa menjadi ciri khas di Kota Pekanbaru,” tuturnya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Cegah DBD dan Malaria, Rutan Rengat Lakukan Fogging Massal

Rutan Rengat lakukan fogging cegah DBD dan malaria. Pengasapan dilakukan menyeluruh demi menciptakan lingkungan sehat…

19 jam ago

Tambang Emas Ilegal Ditertibkan, 5 Rakit PETI Dibakar di Lokasi

Aparat gabungan Polsek dan Koramil musnahkan 5 rakit PETI di Kuantan Hilir. Penertiban dilakukan untuk…

20 jam ago

Tak Hujan Tapi Banjir, Jalan Pelita Pekanbaru Bikin Warga Resah

Jalan Pelita Pekanbaru tergenang meski tak hujan. Drainase tersumbat diduga jadi penyebab, warga minta solusi…

20 jam ago

Laporkan Sampah Menumpuk, Warga Ini Malah Dapat Reward dari Pemko Pekanbaru

Warga Pekanbaru dapat reward usai laporkan sampah menumpuk. Pemko dorong partisipasi publik wujudkan kota bersih…

20 jam ago

Kejar PAD Rp255 Miliar, Pemkab Kuansing Kerahkan PPPK Jadi Juru Pungut Pajak

Pemkab Kuansing sebar PPPK ke desa untuk genjot PAD Rp255 miliar, sekaligus dorong pajak, ekonomi,…

2 hari ago

Tingkatkan Literasi Siswa, Guru di Siak Wajib Kuasai Bahasa Indonesia dengan Baik

Disdik Siak tingkatkan literasi guru lewat PKBI, dorong penguasaan bahasa Indonesia demi meningkatkan kualitas belajar…

2 hari ago