Massa aksi demo memadati ruas Jalan HR Soebrantas, tepatnya di depan THM Chromatic Family Karaoke, Jumat (10/1/2025) siang. (MHD AKHWAN/ DOK RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memutuskan memperpanjang penutupan operasional Chromatic Family Karaoke yang berada di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tuah Madani. Tempat hiburan malam (THM) ini ditutup hingga Jumat (24/1) nanti.
Menanggapi perpanjangan penutupan operasional tersebut, pihak manajemen Chromatic Family Karaoke melalui pengacaranya Eva Susanti mengatakan belum mendapatkan informasi yang rinci.
”Kalau humasnya masih baru ya, jadi humas dan manajemen sudah meminta kami yang bisa menjawab untuk konfirmasi media. Kalau soal perpanjangan penutupannya belum dapat informasi ya, karena saya baru dari luar kota juga,” ujar Eva Susanti, Senin (20/1).
Ditanya apakah Chromatic Family Karaoke saat ini masih tutup operasionalnya, Eva membenarkan. ”Sepertinya iya, masih (ditutup),” tambahnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, THM Chromatic Family Karaoke yang berada di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tuah Madani telah ditutup pascaaksi demo warga pada Jumat (10/1) lalu. Di mana warga dua dari kecamatan yaitu Kecamatan Tuah Madani dan Kecamatan Binawidya tergabung dalam Forum Antimaksiat (FAM) menuntut Pemko Pekanbaru untuk menutup THM Chromatic Family Karaoke yang diduga menyalahi izin dan dijadikan tempat maksiat serta peredaran narkoba.
Penutupan awalnya selama tiga hari karena Pemko Pekanbaru mengaku perlu waktu untuk melakukan evaluasi dan memutuskan apakan akan membuka atau menutup operasional THM tersebut.
Namun kemudian, penutupan diperpanjang lagi hingga sampai Jumat (24/1) nanti.
Kepala Satpol PP Pekanbaru Zulfahmi Adrian tidak menjelaskan secara rinci alasan perpanjangan penutupan Chromatic Family Karaoke tersebut. ”Diperpanjang sekitar sepekan lagi, sampai Jumat (24/1) mendatang,” ujarnya, Ahad (19/1).(ilo)
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…