ANAK SUNGAI: Lurah Sungai Sibam Lukman Hakim (kiri) bersama warga meninjau pengerjaan normalisasi aliran anak sungai Sibam, Panam, Pekanbaru, Rabu (20/11/2019). (MHD AKHWAN/RIAUPOS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — MEMASUKI musim penghujan, sejumlah anak sungai mulai dilakukan normaliasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru. Selain dilakukan normalisasi juga dilakukan pelebaran anak sungai untuk mengantisipasi banjir.
Dari pantauan Riau Pos di lapangan, di sejumlah anak sungai seperti sungai Sibam di Jalan Beringin Kelurahan Sungai Sibam Kecamatan Payung Sekaki, sepanjang 4,8 km anak sungai telah dilakukan normaliasi dan dilakukan pelebaran.
"Sebenarnya pada Maret sudah kita kerjakan di Sungai Sibam, namun sempat terhenti karena kita melakukan pekerjaan di tempat lain. Kemudian kita lanjutkan lagi bulan November dan sudah sekitar 2 pekan kita di sini," ujar Kasi Penyelenggara Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Bakri saat ditemui di Sungai Sibam, Rabu (20/11/).
Bakri mengatakan, Sungai Sibam hulunya adalah di Jalan Garuda Sakti dan hilir di Sungai Siak. Dengan dilakukan normaliasi anak sungai ini, daerah-daerah yang teraliri anak sungai ini diharapkan tidak lagi terjadi banjir.
"Selain dilakukan normalisasi, kita juga melakukan pelebaran yang semula anak sungai ini selebar 3 sampai 4 meter kini sudah dilebarkan 8 meter," kata Bakri.
Selain di Sungai Sibam, anak sungai di Jalan Tenayan juga dilakukan normalisasi, tepatnya dilakukan di Kelurahan Bencah Lesung, di anak sungai tersebut selain dinormaliasi juga dilakukan pelebaran selebar 6-8 meter.
Dinas PUPR juga melakukan normalisasi anak sungai di Jalan Taman Karya dan Lumba-lumba. "Dikarenakan alat kita terbatas, kita melakukan normalisasi dengan cara skala prioritas," katanya.
Sementara itu, Lurah Sungai Sibam Lukman Hakim mengatakan, sebelum dilakukan normalisasi anak Sungai Sibam itu, saat musim penghujan rumah warga selalu mengalami banjir hinggah ke pinggang orang dewasa, namun setelah dilakukan normalisasi, rumah warga sudah tidak terendam banjir lagi.
"Setelah dilakukan normalisasi, saya tunggu waktu hujan tiba, dan pada saat itu terjadi hujan lebat, kemudian saya langsung ke pinggir anak sungai dan Alhamdulillah, anak sungai tidak meluap lagi," kata Lukman.
Lukman juga mengaku, setelah dilakukan normalisasi anak sungai, warganya pun tidak pernah melapor lagi terkait rumahnya terendam banjir.(*4/ksm)
Laporan MUSLIM NURDIN, Kota
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…