Categories: Pekanbaru

Hari Ini Panggil Pemilik GelperÂ

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru mengagendakan pemanggilan terhadap pemilik dan pengelola tujuh arena gelanggang permainan (gelper) yang terindikasi melakukan praktik perjudian, hari ini, Senin (21/8).Dari penelusuran yang dilakukan Satpol PP Pekanbaru diketahui koin antar pemain diperjualbelikan. Selain itu hadiah juga bisa ditukar dengan uang. 

Dari data yang berhasil dihimpun, tujuh gelper ini adalah D di Jalan Melati, N di Jalan Kulim, P di Jalan Riau, B di Jalan Riau, S di Jalan Riau, A di Jalan Tuanku Tambusai dan An juga di Jalan Tuanku Tambusai. Personel Satpol PP sudah melakukan pengecekan sejak beberapa waktu laku. 

‘’Semua gelper di atas masih beroperasi di atas pukul 22.00 WIB. Rata-rata tutup pukul 02.30 WIB. Ada indikasi perjudian di sana. Pengelolanya kami panggil besok (hari ini, red),’’ kata Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono, Selasa (20/8). 

Lebih lanjut dipaparkannya, dari penelusuran yang dilakukan pihaknya, di gelper-gelper itu masyarakat yang akan bermain harus membeli koin dengan jumlah tertentu. Jika menang, koin diperjualbelikan antar pemain. ’’Kalau sudah pada nilai tertentu di permainan, bisa dikunci dan ditukar voucher. Hadiah ini bisa ditukar uang. Temuan kami itu,’’ ungkapnya.

Keberadaan gelper yang beroperasi hingga dini hari itu melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5/2002, tentang Ketertiban Umum dan Perda nomor 3/2002 tentang Hiburan Umum.

’’Kami panggil untuk diperingatkan agar tidak melaksanakan kegiatan yang melanggar aturan,’’ tegas dia. 

Saat ditanya perihal dugaan perjudian dan mengapa tidak langsung melakukan penindakan, Agus menjawab bahwa hal itu bukan wewenang pihaknya.

’’Untuk memproses (judi, red), itu bukan di kami, . Bukan ranahnya kami. Silakan penegak hukum respon juga. Kami di pemerintah ini hanya bisa membimbing, mengingatkan,’’ singkatnya.(ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tim SAR Temukan Korban Kedua Bencana Galodo Solok, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…

6 jam ago

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

2 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

2 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

3 hari ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

3 hari ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

3 hari ago