Atlet binaan dojang Eagle Riau Taekwondo foto bersama usai meraih juara umum Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Pekanbaru Cup VII di GOR Tribuana Pekanbaru, Ahad (19/5/2024). (Eagle Riau untuk Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Atlet binaan dojang Eagle Riau Taekwondo berhasil meraih juara umum pada Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Pekanbaru Cup VII di GOR Tribuana Pekanbaru, kemarin.
Pelatih Eagle Riau Taekwondo Terri Karno mengatakan, pada kejuaraan kejuaraan Taekwondo Wali Kota Pekanbaru Cup, atlet binaan dojang Eagle Riau Taekwondo meraih juara umum dengan memperoleh 24 emas, 18 perak dan 20 perunggu.
“Kami berharap anak-anak tetap latihan konsisten dan tingkatkan kembali kemampuannya. Masih banyak iven ke depan menanti baik tingkat nasional maupun tingkat provinsi. Jadi mereka harus tetap bisa membuktikan dan pertahankan yang sudah di raih. Tentunya juga yang belum berhasil meraih mendali emas kembali rajin berlatih dan asah teknik terbarunya,” harapnya.
Dalam pelaksanaan Taekwondo Wali Kota Pekanbaru Cup VII diikuti 600 taekwondoin yang berpartisipasi dan ambil bagian berkompetisi menjadi yang terbaik. Ratusan taekwondoin itu, berlaga pada kelas kadet, pra kadet hingga senior.
Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Pekanbaru Cup resmi dibuka Pj Wako Pekanbaru Muflihun Kadispora Pekanbaru,
Hazli Fendriyanto dan Ketua Pengkot TI Kota Pekanbaru, Mardiansyah, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru Riau, M Yasir, Sekretaris Pengkot TI Pekanbaru Andrio Loka Saputra.
Pj Wako Muflihun menyampaikan apresiasi kepada Kadispora Pekanbaru Hazli Fendriyanto, Ketua Pengkot TI Pekanbaru Mardiansyah, pengurus, wasit dan atlet yang berlaga dalam kejuaraan ini.
Ia berharap agar pada kejuaraan taekwondo ini dapat dilaksanakan dengan maksimal. Wasit yang memimpin dan menilai pertandingan agar dapat objektif.
Pj Wali Kota Muflihun berharap dengan ajang ini akan muncul calon-calon atau bibit-bibit atlet taekwondo asal Kota Pekanbaru yang nantinya bisa mengharumkan nama baik itu di tingkat nasional maupun di kancah internasional.
Ia menambahkan, kejuaraan ini adalah ajang atlet untuk mengukur kemampuannya.
Kemudian kejuaraan ini juga untuk mencari bibit atlet unggul yang nantinya dapat dilakukan pembinaan oleh pengurus TI Pekanbaru. (dof)
Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…
ASN Pekanbaru diwajibkan punya komposter di rumah. Kebijakan ini jadi langkah awal Pemko mengurangi sampah…
Kabel semrawut di Pekanbaru jadi sorotan. Banyak provider belum berizin, Pemko siapkan aturan tegas demi…
Bupati Siak pastikan PPPK tidak dirumahkan meski anggaran tertekan. Pemkab fokus efisiensi dan dorong ekonomi…
Pacu sampan Kampar 2026 diikuti 25 tim. Selain melestarikan budaya, ajang ini juga menjadi daya…
Belasan pasien gagal berobat di RSUD Bengkalis karena poli tutup saat libur nasional, meski aplikasi…