Beberapa lubang terdapat di badan jalan flyover Jalan Jenderal Sudirman simpang Jalan Tuanku Tambusai, Senin (20/4/2026). Dofi Iskandar/Riau Pos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kerusakan jalan berupa lubang di flyover Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di simpang Jalan Tuanku Tambusai, mulai dikeluhkan pengendara karena dinilai membahayakan keselamatan.
Sejumlah titik di badan jalan flyover tersebut mengalami kerusakan, seperti permukaan aspal yang tidak rata dan lubang yang cukup mengganggu. Meski tidak tersebar di seluruh ruas, kondisi ini tetap berisiko, terutama saat arus lalu lintas padat.
Pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, tampak harus mengurangi kecepatan secara tiba-tiba ketika melintasi area tersebut. Bahkan, beberapa di antaranya terpaksa bermanuver untuk menghindari lubang di tengah padatnya kendaraan, yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.
Iksan, salah seorang pengendara, mengaku kondisi tersebut cukup berbahaya, terutama pada malam hari. Ia menyebut lubang di jalan sulit terlihat saat pencahayaan minim, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Situasi ini dinilai dapat memicu kecelakaan lalu lintas. Pengendara yang mendadak mengerem atau menghindar berisiko tertabrak kendaraan dari belakang, terutama saat jam sibuk.
Selain mengancam keselamatan, kerusakan jalan juga berdampak pada kenyamanan berkendara. Tidak sedikit pengguna jalan yang mengaku kendaraannya mengalami kerusakan ringan setelah menghantam lubang tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan. Mengingat flyover ini merupakan salah satu jalur utama dengan tingkat lalu lintas tinggi, penanganan dinilai perlu dilakukan secepat mungkin agar tidak menimbulkan korban.(dof)
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…
AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…
BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…
Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…
Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…