Abdul Jamal Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Simulasi program makan siang bergizi gratis di Kota Pekanbaru masih berlanjut. Namun sampai saat ini masih belum ditentukan sekolah berikutnya yang mana bakal jadi tempat simulasi.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal mengatakan makanan yang disajikan bagi murid sekolah itu harus memenuhi kadar gizi. Mereka harus mendapat asupan empat sehat lima sempurna.
”Lokasi simulasi memang belum kita pastikan, tapi ada kemungkinan di pinggiran kota,” terang Abdul Jamal, Kamis (19/9).
Dirinya mengatakan bahwa simulasi makan siang bergizi gratis sudah berlangsung dua kali. Pertama, simulasi berlangsung di SDN 99 Pekanbaru dan SDN 139. Ada 479 murid mengikuti simulasi yang berlangsung pada 2 September 2024 lalu itu.
Simulasi kedua juga berlangsung di dua sekolah pada 12 September 2024. Yaitu di SDN 63 Pekanbaru dan SMPN 32 Pekanbaru. Mereka yang mengikuti simulasi kedua ini ada sekitar seribu murid.
”Kita sudah lakukan simulasi, nantinya kita sampaikan ke pemerintah pusat terkait usulan dalam program ini,” sambungnya.
Jamal menilai UMKM siap menjadi penyedia dalam program makan siang bergizi gratis. Ia menilai murid di sekolah antusias dalam program ini.
”Nanti kalau sudah diterapkan tentu setiap hari bakal berbeda, kalau tidak berhenti nantinya anak-anak bisa bosan,” tambahnya.
Pemerintah kota membuka kesempatan kepada pihak ketiga menggelar simulasi makan siang bergizi gratis. Mereka bisa menggelar makan siang bergizi gratis.
”Sebab kita ingin mencoba menggelar simulasi lanjutan, pihak ketiga bisa ikut membantu penyelenggarannya,” tutupnya.(ilo)
Rutan Rengat lakukan fogging cegah DBD dan malaria. Pengasapan dilakukan menyeluruh demi menciptakan lingkungan sehat…
Aparat gabungan Polsek dan Koramil musnahkan 5 rakit PETI di Kuantan Hilir. Penertiban dilakukan untuk…
Jalan Pelita Pekanbaru tergenang meski tak hujan. Drainase tersumbat diduga jadi penyebab, warga minta solusi…
Warga Pekanbaru dapat reward usai laporkan sampah menumpuk. Pemko dorong partisipasi publik wujudkan kota bersih…
Pemkab Kuansing sebar PPPK ke desa untuk genjot PAD Rp255 miliar, sekaligus dorong pajak, ekonomi,…
Disdik Siak tingkatkan literasi guru lewat PKBI, dorong penguasaan bahasa Indonesia demi meningkatkan kualitas belajar…