Categories: Pekanbaru

Yayasan Baitussa’adah Riau dan RSIA Zainab Lakukan Penandatanganan Kerja Sama dengan BP4 Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Yayasan Baitussa'adah Riau dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Zainab Pekanbaru melakukan penandatanganan kerja sama dengan Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Pekanbaru, di RSIA Zainab, Jumat (19/6).

Pihak pertama dalam perjanjian ini adalah Ketua BP4 Pekanbaru, Drs H Amirullah Hasyim. Sedangkan pihak kedua adalah Ketua Dewan Pembina Yayasan Baitussa’adah, dr Diana Tabrani, dan CEO RSIA Zainab, dr Syuhada, MBA.

Diana menjelaskan, penandatanganan kerja sama ini selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan penyelenggaraan kegiatan Kelas Menuju Halal. Kegiatan ini merupakan pelatihan pra nikah singkat selama 16 jam yang akan diikuti oleh calon pengantin untuk mendapatkan sertifikat syarat pernikahan. "Sertifikat nantinya akan dikeluarkan oleh BP4 Kemenag Pekanbaru," katanya.

Dipaparkan Diana, materi pelatihan dalam bimbingan pra nikah ini sesuai dengan standar BP4, meliputi konsep dasar perkawinan, seerti hukum perkawinan, tujuan dan hikmah perkawinan,  pilar perkawinan, komponen hubungan perkawinan, pembangun, dan penghancur hubungan, manejemen konflik, ragam kebutuhan keluarga, pemenuhan kebutuhan keluarga, mengelola potensi diri dalam memenuhi kebutuhan keluarga, manajemen keuangan keluarga, kesehatan reproduksi keluarga, perbedaan organ, fungsi, masa dan dampak reproduksi bagi laki-laki dan perempuan, kewajiban dan hak reproduksi, KB, perencanaan kehamilan dan gizi keluarga, menyiapkan generasi berkualitas, tahapan perkembangan anak, ciri-ciri generasi berkualitas, konsep generasi berkualitas dalam Islam, hak dan kewajiban orangtua terhadap anak, pola asuh anak yang baik, refleksi, evaluasi, post test, testimony.   

"Tim pengajar merupakan  para ahli di bidangnya, mulai dari ustad-ustad dari BP4,  ustad lulusan Timur Tengah, tim dokter spesialis anak, praktisi hukum,  dan psikolog yang berpengalaman di bidangnya," jelasnya.

Diana menambahkan, keunggulan pelatihan pra nikah yang akan diselenggarakan di RSIA Zainab yakni dengan biaya pendaftaran Rp150.000, peserta mendapatkan ruangan belajar yang nyaman, makanan bergizi dan enak, pemeriksaan kesehatan gratis, diskon Vaksin hepatitis B, sertifikat resmi BP4 sebagai syarat melangsungkan pernikahan, vaksin hepatitis B dan KB, persiapan kehamilan.

“Peserta juga akan diberikan kartu anggota Tabrani Card yang bisa digunakan untuk mendapatkan segala pelayanan kesehatan di grup Tabrani, dengan harga khusus,” sebut Dian.

Dalam agenda ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi. Dalam sambutannya, ia mengatakan sangat mendukung penandatanganan dan kegiatan Kelas Menuju Halal. "Saya mendukung ini, training-training tentang pernikahan. Banyak perceraian terjadi bukan karena faktor ekonomi, tapi karena kurang bekal sebelum menikah. PNS banyak yang seperti itu," tukasnya.

Lebih lanjut, Ayat mengungkapkan bekal sebelum pernikahan sangatlah penting. Penandatanganan kerja sama ini juga merupakan kolaborasi yang sangat bagus. "Bekal itu penting. Penting juga nanti ada konsultasi terhadap permasalahan keluarga. Ini bisa terus dilanjutkan, tetapi tetal patuhi protokol kesehatan," pungkasnya.

Laporan: Annafi (Pekanbaru)
Ediotr: Arif

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

OJK Bebaskan UMKM dari Agunan Pembiayaan hingga Rp100 Juta

OJK membebaskan UMKM dari kewajiban agunan pembiayaan modal kerja hingga Rp100 juta melalui aturan baru…

19 jam ago

Pelayanan Publik Kuansing Raih Nilai A dalam Evaluasi Nasional

Pelayanan publik Pemkab Kuansing meraih nilai 4,47 dengan kategori A dalam evaluasi nasional PEKPPP 2025…

19 jam ago

Ratusan Batang Kayu Ilegal Disita, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Polisi menangkap dua terduga pelaku ilegal logging di Langgam, Pelalawan, serta menyita ratusan batang kayu…

20 jam ago

Hari Ketiga Pencarian, Bocah Tenggelam di Sungai Ngaso Ditemukan Meninggal

Bocah 8 tahun yang hanyut di Sungai Ngaso, Rohul, akhirnya ditemukan meninggal dunia pada hari…

20 jam ago

Propemperda 2026, DPRD Pekanbaru Bahas 17 Ranperda

DPRD Pekanbaru menetapkan 17 Ranperda dalam Propemperda 2026, terdiri dari usulan DPRD dan Pemko untuk…

20 jam ago

Urai Kemacetan, Traffic Light Simpang Paus–Nangka Resmi Difungsikan

Pemko Pekanbaru mulai mengoperasikan traffic light di Simpang Jalan Paus–Tuanku Tambusai untuk mengurai kemacetan dan…

21 jam ago