Categories: Pekanbaru

Tinggi, Curanmor di Tampan Sejak Januari 2021 Sudah 200 Kasus

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru terus terjadi. Menurut laporan kepolisian yang ada di Polsek tampan dari bulan Januari hingga Oktober 2021 Polsek Tampan menerima 200 kasus curanmor.

Kapolsek Tampan AKP I Komang Aswatama, Senin (18/10/2021) menjelaskan beberapa kasus curanmor ini terjadi akibat kelalaian dari masyarakat. Seperti lupa mencabut kunci, lupa menutup pintu rumah, dan meletakkan kuncinya berdekatan dengan sepeda motor. 

Selain dari kelalaian masyarakat, ada beberapa modus baru pencurian juga terjadi di kecamatan tampan.

“Ada banyak modus yang terjadi seperti menggunakan kunci T, serta ada modus baru yakni pelaku berpura-pura menjadi tukang parkir, korban yang berfikiran pelaku adalah tukang parkir yang hendak memarkirkan sepeda motor milik korban, namun ternyata sepeda motor korban dibawa kabur,” jelas Komang. 

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah memberikan kunci kendaraan kepada orang lain. Juga mengimbau kepada perkantoran dan pengusaha agar memasang CCTV di lahan parkir yang tersedia. 

"Untuk kasus curanmor ini kita sudah melakukan antisipasi bersama tim dari Bhabinkamtibmas, Intel dan satreskrim untuk melakukan himbuan kepada pengusaha-pengusaha, dan perkantoran yang memiliki lahan parkir untuk mengunci ganda sepeda motor nya," akunya,

Polsek Tampan saat ini telah membentuk tim untuk memberantas curanmor ini. Seperti membentuk tim dari tim opsnal yang bernama Jembalang Tampan.

“Dari tim jembalang tampan kita sudah melakukan penangkapan untuk beberapa kasus, namun dari banyaknya kasus yang masuk, masih belum signifikan angka pengungkapan yang berhasil dilakukan," kata mantan Kasat Polairud Polres Dumai. 

Menurut data yang dihimpun dari bulan Januari hingga Okotober terdapat 200 kasus dengan rincian, pada bulan Januari 31 kasus, Februari 14 kasus, maret 27 kasus, April 27 kasus, Mei 19 kasus, Juni 17 kasus, Juli 21 kasus, Agustus 16 kasus, September 28 kasus, Oktober 2 kasus, sedangkan untuk curanmor roda empat ada 4 kasus dan roda enam 2 kasus. 

Pihak Kepolisian khususnya Polsek Tampan terus melakukan pencarian terhadap pelaku serta sudah mengantongi identitas para pelaku pencurian sepeda motor.

“Kita sudah mengantongi beberapa identitas para pelaku, kelompok-kelompok mana yang bermain, dan saat ini kita sedang melakukan pencarian tethadap pelaku dan dimana barang bukti hasil curian disembunyikan," ujar Komang. 

Dari beberapa kasus yang sudah diungkap polsek tampan mereka mengatakan barang bukti hasil curian kebanyakan dibawa lari ke arah perkebunan di luar Kota Pekanbaru. 

 

Laporan: Bayu Saputra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bobol Toko HP di Pekanbaru, Terduga Pencuri 25 iPhone Ditangkap

Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…

8 jam ago

Empat Lagu Tradisional Rohul Resmi Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual

Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.

9 jam ago

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…

9 jam ago

Bahas Persiapan MTQ Riau, Bupati Kuansing Temui Sekdaprov

Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…

9 jam ago

Kajati Riau Lantik Fredy Feronico Jadi Kajari Rohul

Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.

10 jam ago

Minyakita Mahal di Pekanbaru, Bapanas Minta Produsen Transparan soal Distribusi

Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…

10 jam ago