Agung Nugroho - Walikota Pekanbaru
RIAUPOS.CO – Menjelang akhir tahun ajaran, isu pungutan biaya untuk acara perpisahan siswa kembali menjadi sorotan. Sejumlah orang tua murid menyampaikan keluhan terkait permintaan biaya yang dirasa memberatkan, dengan nominal mencapai Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per siswa.
Merespons hal ini, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa praktik semacam itu tidak boleh terjadi. “Untuk acara perpisahan, tidak seharusnya ada pungutan sebesar itu. Saya tekankan, jangan ada lagi pungutan kepada siswa untuk kegiatan perpisahan,” ujar Agung, Kamis (17/4).
Ia mendorong agar kegiatan perpisahan lebih mengedepankan nilai kebersamaan dan kesederhanaan, bukan kemewahan atau euforia yang berlebihan. “Lebih baik efisien, yang dikejar adalah makna perpisahan, bukan kemewahannya. Cukup dengan makan bersama secara sederhana di sekolah,” tambahnya.
Agung juga memperingatkan bahwa Pemko akan mengambil tindakan tegas jika masih ditemukan pungutan liar terkait perpisahan. “Kalau masih ditemukan pungutan untuk acara perpisahan yang memaksakan orang tua, kepala sekolahnya akan langsung kita copot,” tegasnya.
Arahan ini diharapkan menjadi perhatian seluruh sekolah di wilayah Pekanbaru agar menyusun kegiatan akhir tahun ajaran dengan bijak tanpa membebani wali murid.
Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…
Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…
Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…
Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…
Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…