Categories: Pekanbaru

Usai Banjir, Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru Rusak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Banjir yang pernah melanda Kecamatan Rumbai beberapa waktu lalu dinilai warga merupakan banjir paling lama. Durasi banjir hampir dua bulan. Dampaknya tidak hanya merendam lingkungan warga, bahkan Jalan Sudirman yang melitas di Kecamatan Rumbai sempat ditutup karena ketinggian banjir. Jalan juga menjadi berlubang dan bisa membahayakan pengendara.

Hal itu disampaikan tokoh masyarakat sekaligus Wakil Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Meranti Pandak Andri Rashmana Cm kepada Riau Pos, Selasa (12/3). Ia menceritakan, karena kerap terendam banjir, Jalan Sudirman ujung tersebut mengalami rusak akibat seringnya terendam banjir.

“Yang juga buruknya, sistem drainase di sisi jalan yang mana di ujung drainase tersebut buntu. Tidak sampai di ujung. Seharusnya, aliran air tersebut dialiri kembali di bawah Jembatan Siak IV menuju ke sungai, sehingga air tersebut ketika terjadi hujan dan seiring dengan pasangnya air Sungai Siak maka terjadilah penggenangan air di ruas jalan,” ujarnya.

Maka perlu kiranya segera dilakukan perbaikan dengan ditinggikan serta dilakukan pengaspalan lagi, agar jika air Sungai Siak pasang, jalan protokol Provinsi Riau tersebut tidak terendam. Sehingga kondisinya saat ini rusak berat. Ditambah lagi dengan penerangan yang minim yang bisa membahayakan pengendara yang melewati jalan tersebut.

“Di samping itu lampu hias di Jembatan Siak IV juga ada yang sudah mati total,” tambahnya.

Hal ini dianggap penting juga untuk keindahan Kota Pekanbaru agar dapat hendaknya pihak pemerintah terkait untuk dapat memperhatikannya. Ia berharap, pemerintah segera tanggap dan membenahi kondisi jalan yang rusak.

Apabila tidak segera dilakukan perbaikan dikhawatirkan pengendara terjatuh. Diperparah dengan kondisi penerangan yang belum memadai. Sampai saat ini, belum ada tanda-tanda akan dibenahi. Harapannya pemerintah segera melakukan perbaikan dan penerangan yang layak untuk keindahan Kota Pekanbaru, selain berdampak pada keselamatan, kriminalitas, balapan liar.

“Kalau jalan bagus dan penerangan cukup, masyarakat tentu akan nyaman,” ujarnya.(ilo)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago