hamdani-jangan-ada-tumpang-tindih-data-penerima-bansos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih melakukan pendataan soal penerima bantuan sosial (bansos) dampak covid-19.
Komisi I DPRD Kota Pekanbaru sebelumnya sudah memanggil hearing Camat se-Kota Pekanbaru menyangkut pendataan penerima bansos. Dan dari hearing itu masih ada Camat yang belum validasi data. Tentu persoalan ini diminta untuk disegerakan.
"Kita mengarahkan agar jangan sampai ada tumpang tindih data. Makanya nanti DPRD akan minta singkronisasi data yang ada," begitu kata Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani, Kamis (16/4/2020).
Untuk pendataan, apakah perlu dibuatkan posko pendaftaran? Ditegaskan Politisi PKS ini, hal ini tidak perlu dilakukan karena ada protokol kesehatan yang wajib dipatuhi.
"Pendataan melaui RT/ RW saja cukup, karena kalau buka pos nanti melanggar PSBB," saran Hamdani mengingatkan.
Disampaikan Hamdani, info dari satgas melalui kadisos, sebelum puasa ini akan dibantu sekitar 15 ribu kepala keluarga yang masuk dalam data dinsos.
Dan yang mendapatkan bansos ini adalah orang miskin dan orang yang terkena dampak covid-19.
"Bagi warga yang terdampak covid-19 yang berpotensi miskin sedang didata melalui RT/ RW masing-masing, dan nanti datanya akan disingkronisasi dengan data dinsos," jelasnya.
Disampaikan juga, PKH tidak lagi mendapatkan bansos. "Kan sudah ada program bantuan dari pusat secara berkala," ungkap Hamdani.
Laporan: Agustiar (Pekanbaru)
Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…
Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…
Jalan Kampung Baru di Inhil amblas akibat gerusan air pasang surut. Akses warga terputus, BPBD…
Polisi tangkap komisaris dan direktur SPBU terkait penyelewengan solar subsidi di Pelalawan. Modus gunakan tangki…
Pemko Pekanbaru bongkar 25 kios batu akik di Pasar Palapa. Area akan ditata jadi taman…
KPK resmi menahan Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif. Ia membantah terlibat dan mengaku namanya hanya…