(EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru mulai melakukan Pekan Imuninasai Nasional (PIN) Polio tahap dua atau pemberian dosis kedua kepada anak yang telah menjalani vaksinasi tahap satu.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskes Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, pelaksanaan PIN Polio tahapan pertama hingga 11 Agustus 2024 sudah terdapat sebanyak 81 ribu anak usia 0 sampai 7 tahun 11 bulan yang telah divaksin polio tahap satu. Berlanjut pemberian dosis kedua bagi anak yang telah diberikan dosis pertama.
”Jadi, satu orang anak itu dua kali vaksin. Anak yang sudah diberikan vaksin tahap satu kemarin, sekarang diberikan lagi vaksin tahap kedua,” ungkapnya, Selasa (13/8).
Dia katakan untuk pemberian dosis kedua masih sama seperti vaksin tahap satu, pemberian vaksin tahap dua bisa diakses warga di rumah-rumah sakit, puskesmas, posyandu, sekolah, serta tempat-tempat yang telah ditentukan.
”Untuk itu silakan warga membawa anaknya ke pos-pos PIN yang sudah ditentukan supaya bisa diberikan vaksin tahap kedua,” sambungnya.
Diketahui bahwa masih cukup banyak anak usia 0 sampai 7 tahun 11 bulan yang belum divaksin tahap satu, Diskes tetap mengupayakan supaya anak yang belum mendapatkan bisa divaksin.
”Kita terus menyisir anak yang belum divaksin tahap satu guna mengejar target yang ditetapkan pemerintah pusat,” terangnya.
Adapun Kota Pekanbaru diberi target memvaksin polio sebanyak 145.754 anak usia 0 sampai 7 tahun 11 bulan. Kini, capaian vaksinasi baru berkisar 55 persen.(ilo)
Rutan Rengat lakukan fogging cegah DBD dan malaria. Pengasapan dilakukan menyeluruh demi menciptakan lingkungan sehat…
Aparat gabungan Polsek dan Koramil musnahkan 5 rakit PETI di Kuantan Hilir. Penertiban dilakukan untuk…
Jalan Pelita Pekanbaru tergenang meski tak hujan. Drainase tersumbat diduga jadi penyebab, warga minta solusi…
Warga Pekanbaru dapat reward usai laporkan sampah menumpuk. Pemko dorong partisipasi publik wujudkan kota bersih…
Pemkab Kuansing sebar PPPK ke desa untuk genjot PAD Rp255 miliar, sekaligus dorong pajak, ekonomi,…
Disdik Siak tingkatkan literasi guru lewat PKBI, dorong penguasaan bahasa Indonesia demi meningkatkan kualitas belajar…