Categories: Pekanbaru

DLHK Pekanbaru Tertibkan Jadwal Buang Sampah, Petugas Jaga TPS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru melakukan penjagaan di tempat pembuangan sementara (TPS) untuk memastikan warga tidak membuang sampah di luar jadwal yang telah ditentukan, Jumat (13/6). Langkah ini justru membuat sebagian masyarakat kebingungan karena seluruh TPS dijaga dan mereka tidak tahu harus membuang sampah ke mana.

Pantauan Riau Pos di TPS Jalan Paus menunjukkan beberapa pengendara motor membawa sampah rumah tangga untuk dibuang. Namun, mereka harus membawa kembali sampah tersebut karena keberadaan petugas yang melarang pembuangan di luar waktu yang ditetapkan. Di lokasi itu, tumpukan sampah masih terlihat karena belum diangkut.

Warga sempat beradu argumen dengan petugas penjaga karena tidak mengetahui solusi alternatif pembuangan, apalagi di lingkungan tempat tinggal mereka sampah juga belum diambil. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan bahwa biasanya ia membuang sampah saat berangkat kerja pagi hari. Namun kini, akses tersebut ditutup.

“Harusnya pemerintah kasih solusi, bukan malah menutup TPS resmi. Kami yang kerja pagi tidak mungkin buang sampah malam-malam setelah pulang,” ujarnya.

Ia juga berharap adanya jaminan dari pemerintah bahwa sampah yang ditaruh di depan rumah akan diangkut sesuai jadwal. “Katanya kalau ditaruh di depan rumah akan diambil, tapi nyatanya dibiarkan. Makanya kami buang ke TPS langsung,” lanjutnya sambil meninggalkan lokasi.

Sementara itu, Rizki, seorang petugas pengawas dari Satgas PPKS Dinas Sosial Pekanbaru, menyebutkan bahwa pihaknya bersama DLHK telah melakukan penjagaan di puluhan TPS, baik legal maupun ilegal. Penjagaan dilakukan dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB guna menertibkan kebiasaan warga membuang sampah di luar jam yang ditentukan.

“Kami tetap tegas mengimbau warga agar mematuhi aturan waktu buang sampah. Meskipun ada yang mengerti, tak sedikit pula yang mengejek dan memaksa. Tapi kami tidak bisa toleransi, karena itu justru memperparah persoalan sampah di kota ini,” tegasnya.

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

1 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

1 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

2 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

2 hari ago