Categories: Pekanbaru

KSOP Meranti Majukan Jadwal Keberangkatan

MERANTI (RIAUPOS.CO) —  Ambruknya badan jalan nasional Pekanbaru-Tanjung Buton, yang berada di simpang empat Km 145 GS Kecamatan Pusako Rabu (6/11/19) kemarin, masih mengganggu akses transportasi yang berasal dari Kepulauan Meranti menuju ke pusat Provinsi Riau.

Sejak kejadian tersebut, membuat penumpang keberangkatan tujuan kedua daerah mengalami keterlambatan, baik di Pekanbaru, maupun di Selatpanjang sendiri.

Seperti dikatakan  Petugas Keselamatan Berlayar, KSOP Selatpanjang, Suharto kepada Riau Pos, Selasa (12/11). Sejak empat hari yang lalu, penumpang kapal selalu terlambat dan kemalaman. Hal itu membuat tingkat keselamatan pelayaran dinilai semakin rawan.

Menyikapi hal tersebut, Selasa (12/11) KSOP Selatpanjang mengeluarkan surat perubahan jadwal keberangkatan bagi tujuan kedua daerah. Jadwal keberangkatan dipercepat.

"Mulai hari ini, keberangkatan speed boat  (SB) untuk jadwal siang dimajukan. Jika sebelumnya diharuskan berangkat pada pukul 13.30 WIB, dimajukan menjadi pukul 12.00 Wib. Sehingga bisa tiba paling lama pukul 17.30 WIB," ujarnya. 

Sebaliknya, dari Pekanbaru juga memajukan jadwal keberangkatan siang. "Supaya tiba sebelum malam," tambah Harto lagi. 

Kapal SB tidak diperbolehkan jalan malam, pasalnya penerangan di laut terbatas pada malam hari. "Kapal cepat tidak boleh jalan malam. Karena rawan terjadi kecelakaan saat berlayar malam hari," tambahnya.

Diceritakan Harto, derita penumpang dan kendaraan darat yang akan melintasi simpang empat Km 145 yang ambruk tersebut terhambat, karena membutuhkan waktu untuk pemindahan penumpang dan loading barang saat menggunakan transportasi bus.

Harus diketahui, dari Selatpanjang, Meranti, penumpang harus berpindah sarana transportasi laut ke transportasi darat berulang kali. Di mana setelah menggunakan SB dari Selatpanjang ke pelabuhan Buton di Siak, dilanjutkan menggunakan bus menuju pelabuhan pribadi di Perawang.

Dari sana penumpang akan dipindahkan lagi ke SB menyusuri Sungai Siak dari Perawang ke Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru.(wir)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

36 menit ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

56 menit ago

AI Makin Canggih, Jurnalis Diingatkan Jangan Sampai Kalah dan Kehilangan Fakta

AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…

1 jam ago

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

2 jam ago

Eks Kuasa Hukum PT SPRH Dituntut 14 Tahun, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…

6 jam ago

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, 21 Puskesmas Kini Disiagakan 24 Jam

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…

6 jam ago