Categories: Pekanbaru

Capaian Testing dan Tracing Jadi Kendala

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kota Pekanbaru masih berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 sejak 10 Mei hingga 14 hari ke depan. Capaian testing dan tracing pasien positif yang masih rendah jadi kendala PPKM turun ke level 1.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Sa­ragih, Rabu (11/5) mengatakan, saat ini hasil testing atau tes Covid-19 masih di bawah angka 5 persen. "Harusnya, minimal 5 persen," kata dia.

Kemudian tracing, terang Zaini, meski kasus terkonfirmasi terus berkurang, namun penelusuran terhadap kontak erat kasus positif masih sulit untuk mencapai angka 1 banding 15.

Tim satgas di lapangan harus mencari dan melakukan pemeriksaan kepada 15 orang kontak erat terhadap satu pasien positif Covid-19.

Belum adanya keterbukaan dari warga yang terpapar Covid-19, membuat tim kewalahan melakukan tracing di lapangan.

"Jadi kalau untuk tracing, data dari masyarakat ini yang sulit didapat. Kita cari ke rumahnya tak ada, kita datangi tidak ada juga," terangnya.

Dalam pada itu, di PPKM level 2 ini, ada sejumlah kelonggaran bagi masyarakat yang diberikan pemerintah kota. Salah satu diantaranya, kapasitas ruang publik atau kapasitas pusat perbelanjaan bisa mencapai 75 persen. Jam operasional pusat perbelanjaan pun bisa buka hingga pukul 22.00 WIB atau normal kembali.

"Walau ada ke­longgaran, tetap kami imbau ma­syarakat agar di­siplin mengikuti protokol kesehatan yang ketat," kata Asisten I Sekretariat Kota (Setko) Pekanbaru Syoffaizal.

Menurutnya, masyarakat masih tetap bisa beraktivitas seperti PPKM level 2 sebelumnya. Ia mengingatkan agar kelonggaran ini jangan sampai membuat masyarakat abai terhadap protokol kesehatan.

Pemerintah kota se­gera menerbitkan surat edaran sebagai panduan aktivitas masyarakat selama PPKM level 2. Ia menyebut tim satgas bakal membahas kelanjutan PPKM level 3 bersama unsur forkopimda.

Dirinya menyebut bahwa kasus aktif Covid-19 di Kota Pekanbaru sudah mengalami penurunan. Kasus aktif saat ini hanya enam kasus dengan kasus tambahan harian sempat nihil beberapa hari.

Kemudian, mayoritas wilayah juga sudah berada pada zona hijau atau tidak terdampak. Total dari 83 kelurahan yang ada di Kota Pekanbaru, 82 diantaranya sudah berada pada zona hijau.

"Hanya tinggal satu kelurahan yang berada pada zona kuning atau tingkat risiko rendah. Namun, kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19," singkatnya.(ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago