Categories: Pekanbaru

M-Paspor Terganggu, Imigrasi Buka 25 Kuota Walk In

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Imbas terganggunya server pusat pelayanan M-Paspor membuat aplikasi pembuatan paspor secara online di seluruh Kantor Imigrasi di Indonesia tersendat. Termasuk pelayanan M-Paspor Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru. Namun bukan berarti masyarakat tidak dapat mengajukan pembuatan paspor sama sekali.

Seperti dijelaskan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru Syahrioma Delavino, pengajuan pembuatan paspor masih bisa dilakukan. Hanya saja, untuk layanan M-Paspor memang masih dalam gangguan. Masyarakat masih bisa tetap mengajukan pembuatan paspor, namun kini harus datang langsung atau walk in ke kantor imigrasi yang berada di Jalan Teratai tersebut.

"Aplikasi M-Paspor saat ini masih dalam perbaikan. Saat ini Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menyediakan 25 kuota walk in per hari. Jadi masih tetap bisa mengajukan permohonan pembuatan paspor," kata Delavino, kemarin.

Pengajuan berkas pembuatan paspor sepanjang kuartal pertama di Kantor Imigrasi Pekanbaru menurut Delavino cenderung melandai. Hal ini menurutnya ikut dipengaruhi oleh masih ditutupnya penerbangan internasional di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Para pemohon pembuat pas­por menurut Delavino mulai bertanya kepada pihaknya terkait hal itu.

"Pemohon, masyarakat yang datang membuat paspor mulai bertanya-tanya, kapan penerbangan internasional dibuka. Sudah banyak yang bertanya, tapi kami tidak bisa menjawab. Semoga penerbangan internasional cepat dibuka kembali," terangnya.

Delavino menyebutkan, ada jumlah tertentu dari pemohon pembuat paspor di Kantor Imigrasi Pekanbaru memiliki tujuan khusus. Mereka adalah pasien yang ingin berobat ke luar negeri. Negara tujuan kebanyakan di Malaysia yang merupakan tujuan pilihan banyak pasien asal Provinsi Riau untuk berobat.(end)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

3 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

3 hari ago