Kondisi Jalan Kaharuddin Nasution, Kecamatan Marpoyan Damai yang terlihat rusak berlubang saat dilintasi kendaraan, Jumat (9/2/2024). (Dofi Iskandar/Riau Pos )
PEKANBARU (RP) – Warga dan pengendara roda dua maupun roda empat yang kerap melintas di Jalan Kaharuddin Nasution yang terletak di Kecamatan Marpoyan Damai mengeluhkan jalan rusak dan drainase yang buruk, Sabtu (10/2).
Pasalnya, apabila musim hujan maka di Jalan Kaharuddin Nasution kerap terjadi banjir karena drainase yang buruk. Luapan air yang menggenangi jalan mengakibatkan kondisi jalan pun menjadi rusak berlubang.
Pantauan Riau Pos, tampak jalan rusak berlubang dapat membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat yang tengah melintas. Rika, salah seorang warga sekitar mengatakan bahwa Jalan Kaharuddin Nasution yang rusak berlubang hingga kini tak kunjung dilakukan perbaikan dengan cara diaspal. Hanya ditimbun saja menggunakan pasir dan kerikil. Apabila musim hujan, maka jalan tersebut kerap digenangi air akibat limpahan air dari drainase yang berada di samping jalan.
“Kemarin jalan yang berlubang di sini sempat ditimbun dengan pasir dan kerikil, tetapi kembali berlubang lagi. Apalagi kalau musim hujan, maka Jalan Kaharuddin ini sering banjir. Kalau banjir, di sini kerap menyebabkan kemacetan,” ujar Rika kepada Riau Pos.
Ia mengungkapkan, kerap pengendara roda dua yang melintas hampir jatuh diakibatkan lubang yang cukup dalam.
“Banyak di sini kendaraan yang hampir jatuh Bang. Ada di beberapa titik di sini lubang-lubangnya cukup dalam. Kami berharap kalau bisa cepatlah diperbaiki dengan cara diaspal, bukan hanya ditimbun pakai kerikil dan pasir saja,” katanya.
Ia menambahkan, bahwasanya kondisi kerusakan jalan diperparah dengan banyaknya truk bertonase besar yang kerap melewati jalan Kaharuddin Nasution ujung.
“Di sini kan tidak hanya dilintasi oleh kendaraan roda dua dan empat saja, tetapi juga kerap dilewati oleh kendaraan-kendaraan berat. Ya otomatis jalannya makin lama makin rusak parahlah. Selain itu, kami berharap juga agar drainase yang berada di pinggir jalan bisa diperbaiki sehingga air di drainase tidak melimpah lagi ke badan jalan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kadis PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemprov Riau terkait perbaikan jalan dalam Kota Pekanbaru yang menjadi kewenangan provinsi.
“Yang jelas, kami tidak hanya berkoordinasi terkait kerusakan Jalan Kaharuddin Nasution saja dengan Pemprov Riau, tetapi juga beberapa ruas jalan-jalan lain yang menjadi kewenangan pemprov juga kita berkomunikasi. Tentu terkait pelaksanaan perbaikan menjadi kewenangan mereka, Pemerintah Provinsi Riau,” ujar Edward Riansyah.(dof)
Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…
Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…
Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…
JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…
Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…
BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.