Categories: Pekanbaru

Agung Nugroho Targetkan 5.000 Warga Ramaikan Petang Belimau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan pelaksanaan tradisi Petang Belimau dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (18/2). Kegiatan ini ditargetkan diikuti minimal 5.000 warga, melihat tingginya antusias masyarakat setiap tahun.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Selasa (17/2) mengatakan, Petang Belimau merupakan budaya yang telah mengakar di tengah masyarakat Melayu sebagai bentuk kebahagiaan dalam menyambut datangnya Ramadan sekaligus mempererat silaturahmi.

“Persiapan Petang Belimau ini akan diikuti minimal 5.000 masyarakat Kota Pekanbaru. Antusiasnya sangat tinggi. Ini budaya yang menjadi kebahagiaan dalam menyambut bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tahun ini dipusatkan di Rumah Singgah Tuan Kadi yang berada di tepian Sungai Siak. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai sejarah dan budaya kuat bagi masyarakat Pekanbaru.

Menurut Agung, Petang Belimau murni tradisi kebudayaan masyarakat yang menekankan kebersamaan dan kepedulian sosial. Di dalamnya terdapat santunan anak yatim, pasar murah, pembagian sembako, serta kegiatan sosial lainnya.

Diawali Ziarah Makam Pendiri Kota

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, Akmal Khairi, menyebutkan rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah makam pendiri Kota Pekanbaru di kawasan Masjid Raya Pekanbaru, Rabu (18/2) pukul 13.30 WIB.

Ziarah dilakukan ke makam Marhum Pekan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah sebagai pendiri Kota Pekanbaru. Kegiatan dilanjutkan dengan Salat Ashar berjemaah, kemudian arak-arakan menuju tepian Sungai Siak untuk mengikuti prosesi adat.

Setelah itu, rombongan menuju Rumah Singgah Tuan Kadi untuk mengikuti seremonial, termasuk penyerahan santunan kepada anak yatim serta prosesi memandikan anak yatim dengan air limau secara simbolis oleh wali kota. Seluruh peserta mengenakan pakaian Melayu lengkap sebagai bentuk penghormatan terhadap adat.

Lepas 10.000 Bibit Patin

Selain kegiatan sosial dan adat, Pemko Pekanbaru juga menargetkan pelepasan 10.000 bibit ikan patin ke Sungai Siak. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan populasi patin sungai sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pelestarian ekosistem.

Agung menambahkan, kegiatan tersebut juga selaras dengan program Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan konsep Ruang Terbuka Hijau Biru (RTHB) guna menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan rangkaian kegiatan ini, kami berharap tradisi Petang Belimau tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan,” tutupnya.(ali/ilo/yls)

Redaksi

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

13 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

14 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

14 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

14 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

3 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

3 hari ago