Categories: Nasional

Jantung hingga Kanker, Biaya Penyakit Kronis Tembus Rp50 Triliun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sepanjang 2025, BPJS Kesehatan mengeluarkan Rp190,3 triliun untuk membayar biaya pelayanan kesehatan, mencakup layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga layanan rujukan di rumah sakit.

Dari total tersebut, lebih dari Rp50,2 triliun digunakan untuk membiayai 59,9 juta kasus penyakit kronis. Penyakit yang paling banyak menyedot anggaran meliputi jantung, gagal ginjal, kanker, stroke, sirosis hati, thalassemia, dan hemofilia.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, Selasa (17/2) menuturkan, penyakit jantung menduduki peringkat pertama dengan total 29,7 juta kasus dan biaya mencapai Rp17,3 triliun.

Sementara itu, gagal ginjal menempati peringkat kedua dengan 12,6 juta kasus dan biaya Rp13,3 triliun. Disusul kanker sebanyak 7,2 juta kasus dengan pembiayaan Rp10,3 triliun.

“Dari tahun ke tahun, biaya yang dibayarkan untuk penyakit kronis makin meningkat. Padahal penyakit-penyakit tersebut sebenarnya bisa dicegah sejak dini jika kita konsisten menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.

Menurut Rizzky, mayoritas penyakit kronis berkaitan erat dengan gaya hidup. Risiko penyakit dapat ditekan melalui langkah pencegahan seperti rutin beraktivitas fisik.

Sebagai upaya promotif dan preventif, BPJS Kesehatan menginisiasi program Gerak 335, yakni aktivitas jalan santai selama tiga menit, dilanjutkan jalan cepat tiga menit, dan diulang lima kali hingga total 30 menit. Aktivitas ini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa memerlukan alat khusus.

Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan Skrining Riwayat Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, website resmi BPJS Kesehatan, maupun langsung ke FKTP. Proses pengisian hanya membutuhkan waktu 5–10 menit.

“Melalui Skrining Riwayat Kesehatan, masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya, apakah berisiko mengidap penyakit kronis atau tidak. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat pula penanganannya,” tutup Rizzky.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

1 jam ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 jam ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

1 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

1 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

1 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

1 hari ago