Ketua MKA LAM Riau Marjohan Yusuf menyampaikan dukungan kepada Pemprov Riau terkait penyelesaian konflik di PT SIR, Rabu (10/1/2024). (Diskominfo riau untuk riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau Edy Natar Nasution didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal Zen menerima silaturrahmi pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau di kediamannya, Rabu (9/1).
Kedatangan Pengurus LAM yang dipimpin langsung Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Seri Marjohan Yusuf dan Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) Datuk Seri Taufik Ikram Jamil serta pengurus inti LAM Riau.
Kedatangan jajaran pengurus LAM ini untuk menyampaikan dukungan penuh Gubernur Riau dalam menyelesaikan konflik lahan PT Surya Inti Sari (SIR) dengan masyarakat.
“Kedatangan kami menemui Pak Gubernur, pengurus LAM lengkap ini dalam rangka memberikan dukungan penuh kebijakan Bapak Gubernur menyelesaikan konflik PT SIR,” ujar Marjohan Yusuf.
Marjohan menilai, langkah yang dambil Gubri Edy adalah suatu pergerakan yang tepat dalam menjawab aduan masyarakat, terlebih Pemprov Riau telah membentuk tim terpadu internal untuk mendalami permasalahan PT SIR dengan masyarakat Riau.
Dijelaskan dia, pihaknya juga banyak menampung aduan masyarakat terkait sengketa lahan. Hanya saja, pihaknya tidak memiliki kewenangan yang besar sebagai pengambil keputusan terhadap persoalan tersebut.
“Dalam kurun waktu yang singkat, sudah banyak langkah yang dilakukan pak gubernur, salah satunya langkah dalam menghadapi persoalan HGU PT SIR. Kami sangat mendukung perjuangan ini, dan tentu ke depannya, khusus di LAMR akan bersinergi sesuai degan tupoksinya,” sebutnya.
“Jadi kami sangat bangga, pak gubernur telah mengambil langkah ini, dan mudah-mudahan dapat menjadi jawaban atas persoalan ini,” imbuhnya.
Gubernur Riau (Gubri), Edy Natar Nasution berterima kasih atas dukungan dan apresiasi yang diberikan LAM Riau. Dukungan yang diberikan menambah semangatnya untuk menuntaskan masalah ini.
“Saya sudah membetuk tim Satgas terpadu, saat ini tim sudah bekerja dilapangan. Saya tidak memasang target waktu kepada mereka (tim, red),” ujar Gubri.
Langkah cepat gubernur menyelesaikan konflik lahan ini mendapat dukungan luas dari masyarakat luas. Berbagai elemen masyarakat sudah menyampaikan dukungan kepada Gubernur Riau. Bahkan terkait hal ini, Gubernur Riau juga sudah melaporlan secara langsung kepada Wamen ATR/BPN.(gem)
Laporan GEMA SETARA, Pekanbaru
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…